Advertorial

BPJS Kesehatan Gelar Forum Koordinasi Pengawasan dan Pemeriksaan Kepatuhan

Perkuat sinergi kepatuhan melalui Kesepakatan Bersama dengan Kejaksaan Negeri

BPJS Kesehatan Gelar Forum Koordinasi Pengawasan dan Pemeriksaan Kepatuhan
ist/BPJS Kesehatan Gelar Forum Koordinasi Pengawasan dan Pemeriksaan Kepatuhan
Guna meningkatkan koordinasi dengan para pemangku kepentingan, BPJS Kesehatan Cabang Pangkalpinang menggelar kegiatan Forum Koordinasi Pengawasan dan Pemeriksaan Kepatuhan Tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2019, Kamis (20/06) 

BANGKAPOS.COM -- Guna meningkatkan koordinasi dengan para pemangku kepentingan, BPJS Kesehatan Cabang Pangkalpinang menggelar kegiatan Forum Koordinasi Pengawasan dan Pemeriksaan Kepatuhan Tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2019, Kamis (20/06).

Forum yang dihadiri oleh Kejaksaan Tinggi Kepulauan Babel yang diwakili oleh Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Babel Sumardi, Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara Kejati Babel Amir Syarifudin, Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah Sumatera Selatan, Kep. Bangka Belitung dan Bengkulu Elsa Novelia, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pangkalpinang Adian Fitria, seluruh Kepala Kejaksaan Negeri se-Provinsi Kepulauan Babel, Kepala Dinas Tenaga Kerja serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Satu Pintu di Kabupaten/Kota se-Babel beserta jajarannya.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung Sumardi, dilanjutkan de­ngan forum diskusi dua arah dengan narasumber adalah Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah Sumatera Selatan, Kep. Babel dan Bengkulu Elsa Novelia, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pangkalpinang Adian Fitria, dan Asdatun Kejati Babel Amir Syarifudin.

Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Kepulauan Bangka Belitung Sumardi mengap­resiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh BPJS Kesehatan ini. Ia mengatakan tujuan rapat forum tersebut untuk membangun sinergi antara para anggota forum supaya BPJS Kesehatan bisa melaksanakan kewajibannya secara maksimal, di mana tugas tersebut adalah memberi jaminan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Forum ini bertujuan mensinergikan berbagai hal agar tercapai hasil yang maksimal, sehingga kita bisa membahas kendala yang terjadi. Dalam forum ini kita bisa satu suara, satu langkah. Ke depan mudah-mudahan bisa terselesaikan dengan baik, misalnya bagaimana masyarakat yang belum bergabung menjadi peserta dan bagaimana badan usaha bisa mematuhi kewajibannya,” kata Sumardi.

Dengan adanya kegiatan tersebut ia juga berharap Undang-Undang Sistem Jaminan Sosial Nasional di bidang ke­sehatan dijalankan sebagaimana mestinya baik oleh peserta dan seluruh lembaga terkait.

“Apabila terdapat penyimpangan dalam pelaksanaannya, maka pihak yang melanggar tersebut dapat dikenakan sanksi sesuai yang diatur dalam undang-undang,” lanjutnya.

Senada dengan hal itu, Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah Sumatera Selatan, Kep. Bangka Belitung dan Bengkulu Elsa Novelia menyampaikan bahwa forum ini diharapkan bisa membentuk komunikasi yang baik antara BPJS Kesehatan dengan para pemangku kepentingan dalam pelaksanaan pengawasan, pemeriksaan dan penegakan hukum terkait pelaksanaan Program JKN-KIS di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung

Ia menyebut ada tiga jenis kepatuhan yang dibahas. Pertama, kepatuhan badan usaha untuk mendaftar sebagai peserta Jaminan Ke­sehatan Nasional (JKN). Ke­dua, mendaftarkan seluruh kar­yawannya kepada BPJS Kesehatan. Terakhir, patuh dalam hal pembayaran iuran.

“Dalam hal ini, BPJS Kesehatan sudah melakukan kerja sama dengan kejaksaan, disnaker, dan PTSP yang terlibat langsung dalam aspek ketentuan koordinasi badan usaha sehingga diharapkan dalam pertemuan ini, kita bisa bersinergi bersama membuat aksi untuk mendorong badan usaha patuh untuk mendaftar,” tutur Elsa.

Halaman
12
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved