Berita Bangka Selatan

Gaji Guru Madin Diperoleh dari Iuran Pelajar

Intensif guru serta tenaga pengajar di Madrasah Diniyah (Madin) Toboali, Bangka Selatan dibayar dari iuran bulanan siswa siswi.

Gaji Guru Madin Diperoleh dari Iuran Pelajar
Dokumen Bangka Pos
Ilustrasi - Para Santri Madrasah Diniyah Taklimiyah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung diwisuda di Halaman Kantor Gubernur Babel, Rabu (9/5/2018). 

BANGKAPOS.COM - Intensif guru serta tenaga pengajar di Madrasah Diniyah (Madin) Toboali, Bangka Selatan dibayar dari iuran bulanan siswa siswi.

Saat ini tercatat jumlah siswa siswi di Madin, kurang lebih berjumlah 600 orang. Tiap, bulan para siswa membayar iuran sebesar Rp 40.000.

Ketua Madin Tarbiyatul Mubtadin Basel, Ustad Fadila, tak seluruh siswa yang membayar iuaran bulanan tersebut.

Paling sekitar 60 persen siswa yang membayar iuran. Sementara, jumlah guru dan tenaga pengajar di Madin, sebanyak 24 orang.

"Kalau tahun ini belum tahu kan ajaran baru. Kalau kemarin jumlah siswa sekitar 600, cuma paling yang membayar iuran 60 persen yang masuk. Per bulan 40.000 per orang, namun untuk yang kurang mampu tidak dipaksa membayar iuran. Kadang ada juga yang cuma dapat tiap bulannya dua sampai tiga ratus ribu," ujar Ustad Fadilah, Jumat (21/6/2019).

(Bangka Pos/Anthoni Ramli)

Penulis: Antoni Ramli
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved