Berita Pangkalpinang

Warga Kampung Baru Khawatir Masjid Longsor

Lantai dan dinding tempat wudhu Masjid Al Falah saat ini retak akibat gerusan air sungai yang berada di depan Masjid tersebut.

Warga Kampung Baru Khawatir Masjid Longsor
istimewa
Warga Kampung Baru Khawatir Masjid Longsor 

BANGKAPOS.COM -- Warga Kampung Baru, lingkungan Limbang Jaya Kelurahan Surya Timur Kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka khawatir dan resah dengan kondisi tempat air wudhu di masjid Al Falah yang sewaktu waktu bisa mendadak longsor dan roboh.

Menurut salah satu warga setempat, M. Syafe'i Harahap Minggu (23/6/2019), lantai dan dinding tempat wudhu Masjid Al Falah saat ini retak akibat gerusan air sungai yang berada di depan Masjid tersebut.

"Tempat wudhu Masjid ini berbatasan dengan aliran sungai dan retaknya sejak 3 bulan belakangan ini dan kini kondisinya retaknya semakin lebar dan panjang," katanya.

Warga setempat melalui perangkat desa sudah mengadukan hal itu ke kelurahan hingga dinas terkait agar dilakukan perbaikan namun hingga kini belum ada tanggapan.

"Kalau ini tidak ditindaklanjuti, kami khawatir lantai dan dinding tempat wudhu ini akan roboh dan bisa membahayakan keselamatan warga saat mengambil air wudhu untuk melaksanakan sholat berjemaah di Masjid Al Falah ini," katanya.

Warga Kampung Baru Khawatir Masjid Longsor
Warga Kampung Baru Khawatir Masjid Longsor (istimewa)

Senada dikatakan mantan Kaling lingkungan setempat, Adamhuri yang berharap ada respon dan tindaklanjut dari pemerintah daerah ini atas retaknya lantai dan dinding tempat wudhu Masjid Al Falah agar dilakukan perbaikan.

"Pak bupati, tolong dengarkan keluhan kami ini. Kalau ini dibiarkan berlarut larut, kami takut lantai dan dinding tempat wudhu Masjid ini roboh dan menyebabkan korban jiwa," katanya.

Adamhuri mengatakan gerusan air sungai tak hanya membuat lantai dan dinding tempat wudhu Masjid setempat retak. Talud yang menjadi pembatas Masjid dengan sungai pun roboh akibat gerusan air sungai ditambah intensitas curah hujan yang tinggi.

"Kemarin lantai dan dinding tempat wudhu yang retak, namun kamis pagi kemarin talud yang berbatasan dengan dinding tempat wudhu roboh akibat gerusan air," katanya.

Sementara Pembina Yayasan Masjid Al Falah Suhairi membenarkan atas retaknya lantai dan dinding tempat air wudhu di Masjid Al Falah.

"Ini kan akibat kaki talud yang berada tepat diatas tempat air wudhu geronggong tergerus air sehingga menyebabkan lantai dan dinding tempat wudhu retak. Kalau ini dibiarkan, taludnya roboh, tempat wudhu juga roboh," katanya.

Terkait kerusakan yang terjadi menurut Suhairi pihak Yayasan belum bisa berbuat banyak untuk mengatasinya lantaran keterbatasan dana.

"Karena keterbatasan dana, kita belum bisa membantu melakukan perbaikan mengingat untuk memperbaiki itu membutuhkan dana yang besar. Oleh karena itu, kita berharap bantuan dari pemerintah daerah ini untuk memperbaiki itu," katanya

(Bangka Pos/Deddy Marjaya)

Penulis: deddy_marjaya
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved