34 Provinsi dan 40 Stand Meriahkan Apresiasi GTK PAUD dan Dikmas Tingkat Nasional 2019 di Babel

Sebanyak 34 hadir di Babel ikut menyemarakkan kegiatan Apresiasi Guru dan Tenaga Kependidikan PAUD dan Pendidikan Masyarakat Berprestasi

34 Provinsi dan 40 Stand Meriahkan Apresiasi GTK PAUD dan Dikmas Tingkat Nasional 2019 di Babel
IST/ Dindik Babel
Defile kontingen pada acara pembukaan Apresiasi Guru dan Tenaga Kependidikan PAUD dan Pendidikan Masyarakat Berprestasi dan Berdedikasi Tingkat Nasional ke-13 yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal GTK PAUD dan Dikmas, Kemendikbud bekerja sama Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, 24-27 Mei 2019. Pembukaan acara berlangsung di Alun-Alun Taman Merdeka (ATM), Pangkalpinang, Senin (24/6/2019). (IST/ Dindik Babel) 

34 Provinsi dan 40 Stand Meriahkan Apresiasi GTK PAUD dan Dikmas Tingkat Nasional 2019 di Babel

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Sebanyak 34 hadir di Babel ikut menyemarakkan kegiatan Apresiasi Guru dan Tenaga Kependidikan PAUD dan Pendidikan Masyarakat Berprestasi dan Berdedikasi Tingkat Nasional ke-13 yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal GTK PAUD dan Dikmas, Kemendikbud bekerja sama Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, 24-27 Mei 2019. Pembukaan acara diselenggarakan di Alun-Alun Taman Merdeka (ATM), Pangkalpinang, Senin (24/6/2019).

Acara dibuka dengan penampilan kontingen dari perwakilan 34 provinsi yang berasal dari guru-guru PAUD dan DIKMAS, di mana setiap kontingen mengenakan berbagai macam pakaian adat ciri khas provinsinya.

Selain itu, terdapat 40 stand yang juga ikut terlibat memeriahkan acara ini, yang beberapa di antaranya adalah stand dari Kemendikbud, Provinsi Riau, DKI Jakarta, Papua, Aceh, Kalteng, Sulsel, Sulbar, Jateng, Banten, konveksi kaos Babel, Kalbar, Jabar, Jambi, UPT Bahasa Babel, PKBM Rumah Inspirasi dan berbagai perwakilan lainnya.

Secara resmi kegiatan ini dibuka dengan sambutan Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Kemendikbud Supriano mewakili Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy.

Dalam sambutannya, Supriano menyebut peran PAUD sangat penting dalam menciptakan sumber daya manusia yang berdaya saing global karena pada usia dini seorang anak dibentuk memiliki karakter yang baik.

“Ada lima pondasi yang saat ini dikembangkan oleh kemendikbud, diantaranya religus, nasionalisme, mandiri, gotong royong dan kejujuran, bila hal ini ditanamakan dalam diri anak maka akan menjadi kekuatan kita dalam membentuk karakater anak yang baik. Sebab kepintaran bukan menjadi tolok ukur dasar dalam menghasilkan generasi muda yang berkualitas dalam menjawab tantangan abad 21, kata Supriano.

Oleh karena itu, saat ini Pemerintah menempuh strategi dalam mempercepat pemerataan di sektor pendidikan yakini dengan adanya system zonasi sebagai bentuk pelayanan dan pemerataan pendidikan, guna menghindarkan ketimpangan antara sekolah yang dipersepsikan masyarakat terhadap sekolah yang unggul dengan sekolah yang tidak favorit.

“Pemanfaatan zonasi akan memberikan peluang bagi pemenuhanan sarana prasarana dan pendistribusian para guru baik sekolah negeri maupun swasta”, katanya.

Senada, Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Abdul Fatah dalam arahan sekaligus membuka kegiatan GTK PAUD dan DIKMAS, menyampaikan memasuki era revolusi industry 4.0 yakni era yang menuntut sumber daya manusia untuk menguasai ilmu digitalisasi, informasi dan komunikasi serta bekerja dengan cepat sehingga mampu berdaya saing tinggi.

Halaman
12
Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: Evan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved