34 Provinsi Hadir di Babel, Memeriahkan Apresiasi GTK PAUD Dan DIKMAS Tingkat Nasional

Dalam kegiatan ini menampilkan kontingen dari perwakilan 34 provinsi yang berasal dari guru-guru PAUD dan DIKMAS

34 Provinsi Hadir di Babel, Memeriahkan Apresiasi GTK PAUD Dan DIKMAS Tingkat Nasional
Biro Komunikasi dan Layanan Masyarakat Kemdikbud
34 Provinsi Hadir di Babel, Ikut Memeriahkan Apresiasi GTK PAUD Dan DIKMAS Tingkat Nasional 

BANGKAPOS.COM  - 34 Provinsi telah hadir di Babel ikut menyemarakkan Kegiatan Apresiasi Guru dan Tenaga Kependidikan PAUD dan Pendidikan Masyarakat Berprestasi dan Berdedikasi Tingkat Nasional ke-13 yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal GTK PAUD dan Dikmas, Kemendikbud melalui Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang diselenggarakan di Alun-Alun Taman Merdeka (ATM), Pangkalpinang, Senin (24/6).

Dalam kegiatan ini menampilkan kontingen dari perwakilan 34 provinsi yang berasal dari guru-guru PAUD dan DIKMAS, setiap kontingen mengenakan berbagai macam pakaian adat ciri khas provinsinya.

Secara resmi kegiatan ini dibuka dengan sambutan Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Kemendikbud, Supriano mewakili Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.

Dalam sambutannya mengatakan bahwa Peran PAUD sangat penting dalam menciptakan sumber daya manusia yang berdaya saing global karena pada usia dini seorang anak dibentuk memiliki karakter yang baik.

"Ada 5 pondasi yang saat ini dikembangkan oleh Kemendikbud, diantaranya religius, nasionalisme, mandiri, gotong royong dan kejujuran. Bila hal ini ditanamkan dalam diri anak maka akan menjadi kekuatan kita dalam membentuk karakater anak yang baik. Sebab kepintaran bukan menjadi tolok ukur dasar dalam menghasilkan generasi muda yang berkualitas dalam menjawab tantangan abad 21," kata Direktur Jenderal GTK PAUD dan DIKMAS.

Pemerintah menempuh strategi dalam mempercepat pemerataan di sektor pendidikan yakini dengan adanya sistem zonasi sebagai bentuk pelayanan dan pemerataan pendidikan, guna menghindarkan ketimpangan antara sekolah yang dipersepsikan masyarakat terhadap sekolah yang unggul dengan sekolah yang tidak favorit, tambah Dirjen GTK.

Pemanfaatan zonasi akan memberikan peluang bagi pemenuhanan sarana prasarana dan pendistribusian para guru baik sekolah negeri maupun swasta.

Senada disampaikan oleh Gubernur Kepulauan Bangka Belitung diwakili oleh Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Abdul Fatah dalam arahan sekaligus membuka kegiatan GTK PAUD dan DIKMAS, menyampaikan dalam memasuki era revolusi industry 4.0 yakni era yang menuntut sumber daya manusia untuk menguasai ilmu digitalisasi, informasi dan komunikasi serta bekerja dengan cepat sehingga mampu berdaya saing tinggi.

"Suatu kehormatan dan kebanggaan bagi Pemerintah Provinsi Bangka Belitung menjadi Tuan Rumah penyelenggaraan kegiatan GTK PAUD dan DIKMAS tingkat nasional, dimana kegiatan ini menjadi wadah bagi guru tenaga kependidikan dan PAUD DIKMAS untuk berprestasi dan berdedikasi dalam bidang tugasnya. Guru dan tenaga kependidikan sebagai ujung tombak bagi keberhasilan dunia pendidikan dalam mencetak sumber daya manusia yang berkualitas,"ujar Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Abdul Fatah.

Kegiatan GTK PAUD dan DIKMAS tingkat nasional ini akan berlangsung selama empat hari mulai 24 27 Juni 2019, diikuti sebanyak 445 peserta dengan terdiri dari 11 kategori lomba diantaranya 11 kategori lomba pendidik perseorangan, 6 kategori tenaga kependidikan perseorangan, 4 kategori lomba pendidik dan tenaga kependidikan daerah khusus, dan 1 kategori lomba kelompok.

Direncanakan bagi juara GTK PAUD dan DIKMAS Berprestasi dan Berdedikasi akan diberangkatkan ke luar negeri untuk mengikuti kursus singkat. Karena pada tahun 2019, Direktorat telah memberangkatkan 100 orang peserta yang diseleksi dari peserta apresiasi tahun 2016 s.d tahun 2018 untuk diberangkatkan ke luar negeri.

Sumber : Biro Komunikasi dan Layanan Masyarakat Kemdikbud

Editor: Ardhina Trisila Sakti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved