Berita Sungailiat

Boy Yandra Tegaskan Orangtua Telantarkan Anak Bisa Terancam Pidana

Boy Yandra angkat bicara menanggapi postingan viral, bayi yang ditawarkan di media sosial untuk melunasi biaya persalinan di RSUD Depati Bahrin

Boy Yandra Tegaskan Orangtua Telantarkan Anak Bisa Terancam Pidana
Dokumen Bangka Pos
Boy Yandra 

BANGKAPOS.COM -- Sekretaris Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Bangka, Boy Yandra angkat bicara menanggapi postingan viral, bayi yang ditawarkan di media sosial untuk diadopsi dengan syarat melunasi biaya persalinan di RSUD Depati Bahrin Sungailiat.

Dari informasi yang diperoleh pihaknya, bayi laki-laki tersebut putra pertama pasangan Andi (23) dengan Siti Hajariah (18). Siti Hajariah melahirkan bayinya di RSUD Depati Bahrin melalui operasi cesar.

Menurut Boy Yandra, berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak orang tua wajib untuk menjamin terpenuhinya hak-hak anak agar dapat hidup, tumbuh, berkembang, dan berpartisipasi secara optimal sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan, serta mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi, demi terwujudnya anak Indonesia yang berkualitas, berakhlak mulia, dan sejahtera.

Selain itu berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak bagi orang tua yang melantarkan anaknya bisa dipidana dengan hukuman lima tahun penjara.

"Anak harus dijaga dan tidak boleh ditelantarkan. Kalau anak ditelantarkan maka akan kena UU perlindungan anak," tegas Boy Yandra saat dihubungi bangkapos.com, Senin (24/6/2019).

Dia juga menyatakan bahwa pihak RSUD Depati Bahrin tidak menyulitkan orangtua bayi tersebut untuk membayar biaya persalinan.

Kendati orangtua bayi bukan warga Kabupaten Bangka tetapi sudah diurus melalui surat keterangan domisilinya untuk mendapatkan jampersal.

"Jadi tidak ada masalah untuk berkas jampersal," kata Boy Yandra.

Oleh karena itu menurutnya, tidak ada alasan bagi pihak orang tua bayi itu untuk melepas anaknya kepada orang lain. Apalagi untuk biaya persalinan dibantu Pemkab Bangka.

Dijelaskannya, setelah tiga hari maka bisa diurus BPJS yang ditanggung oleh pemerintah.

Halaman
12
Penulis: nurhayati
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved