Pendaftaran CPNS Agustus 2019, Kemendikbud Tambah 100 Ribu Guru Lagi pada Rekrutmen ASN 2019

Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Pendidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Repupblik Indonesia Supriano menyatakan

Pendaftaran CPNS Agustus 2019, Kemendikbud Tambah 100 Ribu Guru Lagi pada Rekrutmen ASN 2019
Bangka Pos/Dedi Qurniawan
Dirjen Guru dan Tenaga Pendidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Repupblik Indonesia Supriano di Pangkalpinang, Senin (24/6/2019) (batik biru). 

Kekurangan 707 Ribu Guru, Kemendikbud Tambah 100 Ribu Guru Lagi pada Rekrutmen ASN 2019

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Pendidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Repupblik Indonesia Supriano menyatakan, saat ini Indonesia tengah kekurangan 707 ribu guru.

Jika setiap tahun pihaknya memprogramkan penerimaan 100 ribu guru baru, maka hal ini bisa diatasi dalam waktu lima tahun.

Pada rekrutmen ASN 2019 ini misalnya, Kemendikbud kembali berencana menambah lagi 100 ribu guru. Rinciannya terdiri dari 30 persen CPNS dan 70 persen P3K.

Diperkirakan seleksi akan dilakukan pada Juni atau Agustus 2019 ini.

"Tahun ini kami lakukan lagi 100 ribu, tahun depan 100 ribu lagi. Jadi lima tahun ini insyaallah bisa dipenuhi kekurangan guru ini. Dan ini menjadi program pemerintah," kata Supriano di Pangkalpinang, Senin (24/6/2019). Supriano hadir di Pangkalpinang pada acara pembukaan Apresiasi Guru dan Tenaga Pendidikan PAUD dan Dikmas Berprestasi dan Berdedikasi tahun 2019.

Supriano mengatakan, pemerintah sudah mulai melakukan pengangkatan guru beberapa tahun terakhir. Pada 2018 ada rekrutmen CPNS dan sebanyak 69 ribu guru baru lulus pada seleksi tersebut. Pada 2019, rekrutmen guru juga dilakukan tetapi melalui jalur Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) khusus honorer K2 dan sebanyak 35 ribu guru honorer K2 diangkat melalui jalur tersebut.

"Artinya ada hampir 100 ribu penambahan guru baik melalui CPNS dan P3K. Insyaallah pemerintah tahun ini juga akan melaksanakan seleksi lagi," katany.

Dia menyatakan, pihaknya masih memikirkan bagaimana aturan lebih lanjut mengenai rekrutmen ASN guru khusus jalur P3K pada tahun ini. Aturan lebih lanjut yang dimaksud adalah apakah rekrutmen tahun ini bisa diikuti peserta umum atau khusus untuk guru honorer.

"P3K kemarin memang khusus untuk K2, sekarang sedang dibicarakan apakah akan menyelesaikan K2 atau dibuka untuk umum. Ini masih dalam tahap pembicaraan mengenai siapa yang bisa menjadi peserta seleksinya. Tetapi niat itu sudah ada bahwa kami akan memberikan kesempatan kepada para guru-guru honorer melalui P3K kalau dia tidak lulus di CPNS," katanya.

Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kepulauan Bangka Belitung berencana mengajukan usulan 200 guru jalur P3K dari total usulan 444 lowongan rekrutmen ASN 2019.

Belum diketahui apakah usulan yang telah disusun melalui proses analisis jabatan dan beban kerja ini telah disetujui Gubernur Babel Erzaldi Rosman, tetapi setidaknya Kemenpan RB telah meminta pengajuan usulan itu sudah harus disampaikan pada pekan lalu. (bangkapos.com/DedyQurniawan)

Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved