BAPETEN Mengingatkan Radiasi di Babel

Banyak pembicaraan dan kajian tentang BAPETEN di Pemerintah Provinsi Babel.

BAPETEN Mengingatkan Radiasi di Babel
Nona DP
BAPETEN Mengingatkan Radiasi di Babel 

BANGKAPOS.COM - Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) menyelenggarakan Diseminasi Pengawasan Tenorm (Technologically Enhanced Naturally Occurring Radioactive Materials), Rabu (26/06) di Novotel Hotel Bangka. Kegiatan ini dihadiri dan dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Abdul Fatah.

Kepala BAPETEN, Dr. Ir. Jazi Eko Istiyanto, M.Sc, IPU hadir dalam pertemuan ini. Dalam kesempatan ini materi yang disampaikan adalah Kebijakan Pengawasan Pemanfaatan Ketenaganukliran. Selain itu, Dinas ESDM Prov. Kep. Babel, juga mempresentasikan tentang Status Terkini Perusahaan Penambang, Pemurnian dan Pengelolaan Pasir Timah dan Zirkon di Babel. Serta juga hadir Direktur Inspeksi Instalasi dan Bahan Nuklir BAPETEN, Drs. Amil Mardha.

Perhatian serius dari Wakil Gubernur diapresiasi oleh Kepala BAPETEN. Menariknya banyak pembicaraan dan kajian tentang BAPETEN di Pemerintah Provinsi Babel. Beberapa hal diantaranya adalah pelatihan tentang ketenaganukliran dan 3 (tiga) hal yang akan menjadi kerja sama antara BAPETEN dan Pemprov Babel.

Menurut Kepala BAPETEN, Babel telah terkena radiasai yang cukup tinggi, sudah terurukur oleh BAPETEN radiasi yang terjadi di Babel dan masuk tingkat radiasi tinggi. Tetapi Babel masih menolak nuklir diantara radioaktif dimana-mana.

“Mengapa masih menolak BPTN?”, ungkapnya mengingatkan akan resiko.

Lebih lanjut kepala BAPETEN memberikan penjelasan tentang barang-barang yang rutin digunakan masyarakat dan memiliki radiasi, diantaranya sebagai penyumbang tertinggi radiasi adalah industri, bahkan Rumah Sakit juga menyumbang radiasi tinggi.

“Barang-barang yang ada disekitar kita juga memiliki radiasi tinggi, hanya tidak masuk batas maksimal”, jelasnya.

“Maka bersama Pemerintah Provinsi perlu dibuatkan izin atas penggunaan barang-barang menyumbang radiasi, tergantung tingkat bahayanya”, tambahnya mengingatkan faktor keselamatan dan kesehatan masyarakat.

Wakil Gubernur dalam sambutannya lebih menegaskan terkait mineral-mineral ikutan dari pertambangan di Babel, dijelaskannya agar lebih bermanfaat bagi masyarakat.

“Sedang disiapkan Peraturan Gubernur atas pertambangan di Babel beserta mineral ikutannya”, ungkapnya.

“Agar para pengusaha-pengusaha dalam bidang pertambangan, memiliki acuan dalam pengerjaan usahanya”, tambahnya.

Penulis/Fotografer : Nona DP

Editor: Ardhina Trisila Sakti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved