Breaking News:

Pilpres 2019

Live Streaming Sidang Putusan Sengketa Pilpres 2019, MK Buat Aturan Persidangan

Sidang putusan sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi bisa disaksikan melalui live streaming mulai pukul 12.30 WIB, Kamis (26/6/2019).

Editor: fitriadi
Kompas TV
Ketua MK Anwar Usman menutup Sidang kelima perselisihan hasil Pilpres 2019 di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jumat (21/06/2019) sekitar pukul 22.30 WIB. Sidang berlangsung lebih dari 13 jam. 

Link 1

Link 2

Jelang Sidang MK, Ini Pernyataan Yusril Terbaru

Menjelang sidang MK, Ketua Tim Hukum Pasangan Calon 01, Joko Widodo (Jokowi) Maruf Amin, Yusril Ihza Mahendra memberikan pernyataan terbaru melalui akun twitternya. 

Berikut pernyataan lengkap Yusril sebagaimana dikutip Tribunnews.com dari akun twitternya, @yusrilihza_mhd: 

1. Besok Kamis 27 Juni jam 12.30 MK akan bacakan Putusan Perkara Sengketa Hasil Pilpres dalam sidang yang terbuka untuk umum. Seperti sidang-sidang sebelumnya, sidang ini akan disiarkan langsung oleh berbagai stasiun TV. Silahkan warga bangsa menonton MK membacakan putusan ini;

2. MK adalah lembaga kekuasaan kehakiman yang merdeka dan bebas dari pengaruh siapapun. Mari kita jaga kemerdekaan MK agar tidak ada pihak manapun juga yang berusaha untuk mempengaruhi, apalagi menekan MK agar mengikuti kemauannya;

3. Sebagai advokat Paslon No 1, saya mendorong agar MK memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada advokat Paslon No 2 untuk menguraikan permohonannya, menghadirkan semua alat-alat bukti yang mereka miliki agar mereka dapat membuktikan dalil-dalil permohonan mereka;

Yusril Ihza Mahendra
Yusril Ihza Mahendra (Danang Triatmojo/Tribunnews.com)

4. Termohon KPU, Pihak Terkait dan Bawaslu juga harus diberikan kesempatan yang sama, agar sidang berjalan fair dan adil. Majelis Hakim akan menilai semua argumen dan kekuatan pembuktian dari semua alat bukti yang dihadirkan agar dapat memutuskan perkara dengan penuh keadilan;

5. Apapun putusan MK harus diterima oleh para pihak yang dengan jiwa besar. Begitu juga sikap para pendukungnya. Putusan MK final dan mengikat, tidak ada upaya hukum lagi. Setiap sesuatu harus ada akhirnya. Putusan MK adalah upaya terakhir menyelesaikan perselisihan.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved