UMKM Harus Kreatif, Handal dan Siap Mental

Hj Melati memuji kuliner di Belitun, ia menyatakan kuliner di Belitung itu sangat ikonik karena menggunakan daun simpor.

UMKM Harus Kreatif, Handal dan Siap Mental
Diskominfo Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
UMKM Harus Kreatif, Handal dan Siap Mental 

BANGKAPOS.COM, BELITUNG  - UMKM harus menjadi pelaku usaha yang kreatif, handal dan bermental baik. Karena dalam berwirausaha dibutuhkan ide kreatif dan sikap mental hingga agar mampu bersaing secara global.

Demikian disampaikan Ketua Dekranasda Prov Kep Bangka Belitung Hj. Melati Erzaldi saat memberikan arahan sekaligus membuka Pelatihan Kewirausahaan angkatan II, Bimtek SPI Koperasi dan Peserta Fasilitasi Kemitraan Koperasi di Hotel Puncak Tanjung Pandang, Rabu (26/6/19). Pembukaan pelatihan ini dihadiri Wakil Bupati Belitung, Kadis Koperasi dan UKM Prov Kep Babel, dan Kadis PerindagKop UKM Kab Belitung.

Dalam berwirausaha, selain ide kreatif Pelaku UMKM membutuhkan sikap mental yang baik. Dikatakannya, sikap mental ini diperlukan agar usaha atau bisnis yang dilakukan tetap jalan. Dengan mental yang baik, pelaku UMKM bisa mengelola keuangan dengan baik. Karena sebagian usahanya yang jatuh itu disebabkan pelaku UMKM tidak memiliki mental dan pengetahuan dalam mengelola keuangan.

"Punya bisnis itu harus konsisten dan kreatif. Jatuh bangun dalam berwirausaha itu biasa. Jika sudah maju dan disukai, kelola lah keuangan usaha itu dengan baik ," katanya.

Ketua Dekranasda Babel ini mengatakan bahwa pemerintah selalu memberikan perhatian kepada pelaku UMKM dengan memberikan pelatihan-pelatihan. Dengan adanya pelatihan seperti ini, pelaku UMKM bisa semakin tangguh dan kreatif. Karena di pelatihan ini, pelaku UMKM diajarkan cara membuat usaha yang kreatif, kemasan produk, pemasaran, dan mengelola keuangan.

"Kita hadirkan Mas Wahyu Liz Adeideaja 'Si kuprit' sebagai contoh pelaku usaha yang kreatif. Belajarlah dari dia tentang ide kreatif, kemasan, dan mengelola usaha," ujarnya.

Selain pelatihan, pemerintah juga akan membantu terkait kemasan produk. Pemerintah akan mendirikan UPTD Rumah Kemasan. UPTD tersebut diperuntukan untuk membantu pelaku UMKM dalam membuat kemasan yang menarik.

"Kita akan bantu UMKM membuat kemasaan yang menarik. Dengan hadirnya rumah kemasan tersebut bisa menekan operasional produksi pelaku UMKM," katanya.

Perhatian pemda juga ditunjukan dengan kehadiran Go Pay Food street. Go Pay street merupakan food street yang sangat baik bagi pelaku UMKM, karena Go Pay mampu memberdayakan UMKM. Kehadiran Go Pay food street menjadi sesuatu yang baru di Belitung dan patut diapresiasi.

"Ini sesuatu yang baru. Dan ini kebijakan Pemda yang sangat perhatian terhadap kemajuan dan pengembangan UMKM di Belitung," pujinya.

Pada kesempatan tersebut Hj Melati memuji kuliner di Belitun, ia menyatakan kuliner di Belitung itu sangat ikonik karena menggunakan daun simpor. Banyak makanan di sini yang dibungkus menggunakan daun simpor dan ini harus dijaga dengan baik.

"Belitung itu ikonik karena banyak yang menggunakan daun simpor. Saya harap ini terus dijaga," tutupnya.

Penulis/Fotografer : Suryanto

Editor: Ardhina Trisila Sakti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved