Wagub Abdul Fatah Buka Invitasi Olahraga Tradisional (IOT)

Demi menjaga nilai-nilai budaya dan menjaga kelestarian permainan olahraga tradisional, Provinsi Babel menyelenggarakan Invitasi Olahraga tradisional

Wagub Abdul Fatah Buka Invitasi Olahraga Tradisional (IOT)
Diskominfo Babel/ Adits
Wagub Abdul Fatah Buka secara Resmi Invitasi Olahraga Tradisional (IOT) 

BANGKAPOS.COM-- Demi menjaga nilai-nilai budaya dan menjaga kelestarian permainan olahraga tradisional, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyelenggarakan Invitasi Olahraga tradisional (IOT) 2019 tingkat Provinsi, 25-26 Juni 2019, di wisata Tanjung Pendam Kabupaten Belitung Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Gubernur Provinsi kepulauan Bangka Belitung yang diwakili oleh Wakil Gubernur Abdul Fatah menjelaskan, Olahraga Tradisional merupakan khasanah kebudayaan suatu bangsa, permainan olahraga tradisional sarat dengan ajaran luhur seperti menempa kesabaran, ketrampilan dan kerjasama, jelasnya, Selasa (25/06/2019), saat menyampaikan sambutan dan membuka secara resmi Invitasi Olahraga Tradisional tingkat Provinsi Babel 2019, di wisata Tanjung Pendam Kabupaten Belitung.

"Jika bukan kita menjaga budaya kita, bukan tidak mungkin keberadaan kebudayaan asli bangsa Indonesia akan punah dan diklaim oleh bangsa lain. Pertandingan olahraga tradisional dilakukan secara berjenjang, di mulai seleksi tingkat kabupaten, provinsi hingga ke tingkat nasional," kata Wagub Abdul Fatah.

Invitasi Olahraga Tradisional (IOT) tingkat Provinsi Babel 2019, diikuti (7) tujuh kontingen kabupaten/kota se-provinsi Babel dengan jumlah sebanyak 181 orang, yang terdiri dari 123 atlet. Empat cabang olahraga tradisional yang diperlombakan antara lain, pertama Cabor Enggrang, kedua, Cabor Bakiak, tiga, Cabor Hadang dan terakhir Cabor Sumpitan.

Seperti diketahui, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pernah menjadi juara pertama dan meraih juara umum pada Invitasi Olahraga Tradisional I tahun 2007 di Bandung Provinsi Jawa Barat.

Tak hanya itu, pada tahun 2017 tim Hadang Babel berhasil meraih peringkat tiga nasional pada ajang Invitasi Olahraga Tradisional tingkat nasional yang diadakan di Bengkulu.

"Selamat bertanding, berkompetisilah secara sehat dan sportif, mari selalu jaga persatuan dan kesatuan di Provinsi Babel, kepada wasit dan juri untuk tetap menjunjung netralitas dalam bertugas," pesan wagub Abdul Fatah.

Sementara itu Bupati Belitung yang diwakili Asisten II Bidang Ekbang Setda Kabupaten Belitung Jasagung Haryadi, mengatakan menyambut dengan gembira atas kedatangan para kontingen dari kabupaten/kota se-provinsi Babel.

"Saya ucapkan terima kasih kepada panitia penyelenggara, terkhususnya terima kasih kepada Diskepora Provinsi Babel atas inisiasinya melaksanakan kegiataan bergengsi ini di Kabupaten Belitung. selaku tuan rumah tentunya kami merasa bangga karena Belitung dijadikan tuan rumah", katanya.

Pada kesempatan yang sama Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Suharto menjelaskan, seiring kemajuan era globalisasi informasi teknologi, olahraga tradisional yang merupakan peninggalan budaya bangsa Indonesia jangan sampai ditinggalkan, menurutnya jika sampai ditinggalkan maka dunia tidak bisa lagi melihat budaya Indonesia seperti apa, katanya.

"Olahraga tradisional merupakan warisan leluhur kita dulu, jika ini tidak dibangun dari sekarang, apa jadinya bangsa Indonesia nantinya. Sekarang olahraga ini terus diperlombakan, nanti ini bisa saja semakin meningkat sesuai dengan kondisi dan situasi Bangka Belitung", ujarnya.

Ditambahkannya, kejuaraan olahraga ini bisa saja dibuat menjadi kejuaraan dunia di Babel, menurutnya, olahraga tradisional telah masuk dalam undang-undang, artinya
para pendahulu telah berfikir, makanya mereka yang paham harus dikembalikan lagi. Dengan kemajuan informasi teknologi, maka sudah selayaknya kita mengangkat kembali budaya olahraga tradisional bangsa kita, pungkasnya.

"Mudah-mudahan duta olahraga tradisional Babel, yang nantinya akan mewakili Babel dapat berprestasi di Kejuaraan Invitasi Olahraga Tingkat Nasional yang akan dilaksanakan di Samarinda Kalimantan Timur pada Bulan November 2019 mendatang, harap Kadiskepora Suharto. (Diskominfo Babel)

Penulis : Adits

Editor: khamelia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved