Berita Pangkalpinang

Bantu UMKM, Tahun Depan Babel Punya Rumah Kemasan Tipe A

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman mengatakan tahun depan Babel akan memiliki rumah kemasan untuk membantu para pelaku UMKM

Bantu UMKM, Tahun Depan Babel Punya Rumah Kemasan Tipe A
Bangka Pos/Krisyanidayati
Gubernur Babel Erzaldi Rosman saat memberikan arahan dalam acara peringatan Hari UMKM Internasional, di Gedung Mahligai Rumah Dinas Gubernur Babel, Kamis (27/6/2019). 

BANGKAPOS.COM  - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman mengatakan tahun depan Babel akan memiliki rumah kemasan untuk membantu para pelaku UMKM di Babel dalam mengemas produk.

Tak tanggung-tanggung, rumah kemasan ini langsung tipe A yang nantinya akan dibina dan diberikan langsung sarana dan prasarananya dari kementerian perindustrian dan perdagangan.

Menurut Mantan Bupati Bangka Tengah itu, rencananya rumah kemasan ini akan mulai dioperasionalkan September tahun 2020 dan direncanakan di kawasan pusat kota Pangkalpinang dekat Polres Pangkalpinang.

Erzaldi menilai rumah kemasan ini diperlukan mengingat UMKM Babel kerap mengeluh soal kemasan yang dinilai kurang menarik. Padahal kemasan juga mempengaruhi ketertarikan orang untuk membeli.

"Insnyaallah tahun depan ada terobosan luar biasa, kita akan mendirikan rumah kemasan, kemarin hampir tidak disetujui, tapi karena keseriusan kita bersama kita akan bangun rumah kemasan tipe A satu-satunya di Indonesia. Bandung dan Jatim saja masih tipe B," kata Erzaldi dalam forum peringatan Hari UMKM Internasional, di Gedung Mahligai Rumah Dinas Gubernur Babel, Kamis (27/6/2019).

Kata Erzaldi, rumah kemasan ini tidak akan berarti jika tidak ada pelaku UMKM yang bergerak bersama untuk memajukannya. Ia berencana akan membangun rumah kemasan dengan tiga lantai dimana nantinya UMKM bisa minta dibuatkan desain dan juga bisa mendesain bersama kemasan produknya. Tak hanya itu, rumah kemasan ini juga menjadi tempat berkumpul dan berdiskusi para pelaku usaha.

"Rumah kemasan harus dimanfaatkan betul sehingga bisa menjadi daya tarik,rumah kemasan menjadi tempat berdiskusi dan untuk memesan packaging. Kalau selama ini memesan harus ke luar bangka dengan harga yang cukup tinggi. Tapi dengan adanya rumah kemasan UMKM bisa mendesain bersama kemasannya dan ini bisa lebij murah karena dikelola pemerintah," sebutnya.

Ia bahkan sempat mengambil contoh sebuah kotak kue berwarna orange yang disajikan diatas meja dan hanya bertuliskan Selamat Menikmati.

"Contohnya kotak kue, orang tidak tau ini isinya apa. Tapi nanti kita mau setelah ada rumah kemasan orang bisa tau isi kue ini tanpa harus membuka, misalnya dengan transparan atau dituliskan informasi isinya apa," katanya.

Ia menyebutkan, dengan rumah kemasan ini nantinya produk UMKM bisa lebih baik lagi, dan tidak hanya menembus pasar domestik tapi juga pasar internasioanal.

"Rumah kemasan insyaallah tahun depan bulan september sudah ada, saya kurang setuju lokasinya saya mau dibelakang polres. Kita siapkan cafe dan ada tiga lantai, jadi lengkap disana. Tapi jangan dipakai hanya untuk nongkrong apalagi selingkuh," pesannya.

Kedepan, ia berharap UMKM Babel jangan pernah berhenti berinovasi dan berkreasi dalam mengembangkan produk.

"Kalau punya ide jangan pelit, bicarakan dan diskusi dan ini penting. Agar nanti bisa maksimal," katanya.

(Bangka Pos/Krisyanidayati)

Penulis: krisyanidayati
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved