Darurat Narkoba, Polda Babel Gandeng Instansi Terkait Maksimalkan Pemberantasan Narkoba

Narkoba merupakan sebuah momok yang menakutkan bagi suatu bangsa, oleh karena barang haram tersebut merupakan penghancur sebuah Bangsa.

Darurat Narkoba, Polda Babel Gandeng Instansi Terkait Maksimalkan Pemberantasan Narkoba
IST/Polda Babel
Dir Resnarkoba Kombes Pol Mirzal Alwi pada saat menghadiri sebagai Nara sumber dalam Program 21 di salah satu stasiun Televisi di Babel, selasa (25/6/2019)

Darurat Narkoba, Polda Babel Gandeng Instansi Terkait Maksimalkan Pemberantasan Narkoba

BANGKAPOS.COM - Narkoba merupakan sebuah momok yang menakutkan bagi suatu bangsa, oleh karena barang haram tersebut merupakan penghancur sebuah Bangsa.

Barang haram ini menyerang tidak pandang umur, bahkan ditemukan para pengguna maupun pengedar adalah anak dibawah umur yang nota bene setusnya para pelajar.

Dir Resnarkoba Kombes Pol Mirzal Alwi pada saat menghadiri sebagai Nara sumber dalam Program 21 di salah satu stasiun Televisi di Babel, selasa (25/6/2019) mengungkapkan, Babel bukan lagi sebagai transit tetapi pasar narkoba.

Menurut hasil analisa dan ungkap kasus dari tahun 2018 terjadi peningkatan baik pengguna maupun barang bukti. Selain dilihat dari segi geografis dari segi ekonomi babel sangat menguntungkan bagi pangsa pasar barang haram ini. Babel yang sudah terkenal denga hasil timahnya yang berlimpah dan terdapat banyak pelabuhan kecil sangat memungkinkan sebagai tujuan akhir Narkoba, jelas Dir Narkoba.

“Kita akan gandeng BNNP, Bea Cukai serta Instansi terkait guna memaksimalkan pemberantasan dan peredaran Narkoba ini” ungkap Kombes Pol Mirzal Alwi.

Dilain pihak Kepala BNNP Babel Brigjen Pol Drs Nanang Hadianto mengungkapkan, menurut penelitian pihaknya faktor peningkatan pengguna di BABEL disebabkan oleh beberapa faktor. Para pengguna berawal ingin tahu dan coba coba apa dan bagaimana sih rasanya narkoba.

Yang kedua adalah pergaulan / lingkungan, oleh karena itu sangat diperlukan peran penting dari keluarga dan masyarakat sekitar. Yang ketiga adalah mental lemah, karena orang yang mental/ imanya kuat tidak akan tergoda dengan barang haram ini, terlebih selain barang haram ini dilarang agama, dampaknya sangat buruk bagi kesehatan, jelas Kepala BNNP

Diimbau kepada seluruh masyarakat agar menjaga keluarga, kerabat, tetangga serta warga disekitarnya untuk menghindari yang namanya Narkoba.

Polda dan jajaran serta instansi terkait sudah melakukan langkah langkah pencegahan akan tetapi ini semua tetap membutuhkan peran aktif masyarakat. Jangan segan segan untuk menginformasikan kepada pihaknya apabila terindikasi warganya terlibat Narkoba, tutup Kombes Pol Mirzal alwi.

Editor: Evan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved