Sebabkan Penyakit Kanker Hingga Ginjal, Perempuan Diminta Hati-Hati Pilih Kosmetik

Wanita diminta berhati-hati dalam memilih kosmetik yang akan digunakan. Pasalnya, saat ini banyak beredar kosmetik

Sebabkan Penyakit Kanker Hingga Ginjal, Perempuan Diminta Hati-Hati Pilih Kosmetik - kepala-badan-pengawas-obat-dan-makanan-pangkalpinang-hermanto-1.jpg
Bangka Pos/Krisyanidayati.
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Pangkalpinang, Hermanto
Sebabkan Penyakit Kanker Hingga Ginjal, Perempuan Diminta Hati-Hati Pilih Kosmetik - komunikasi-informasi-dan-edukasi-kie-11.jpg
Bangka Pos/Krisyanidayati.
Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) Obat dan Makanan serta Sarasehan Kebangsaan, di De Cantins, Jumat (28/6/2019) sore. Bangka Pos/Krisyanidayati.
Sebabkan Penyakit Kanker Hingga Ginjal, Perempuan Diminta Hati-Hati Pilih Kosmetik - badan-pengawasan-obat-dan-makanan-bpom-111.jpg
Bangka Pos/Krisyanidayati.
Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Pangkalpinang menggelar Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) Obat dan Makanan serta Sarasehan Kebangsaan, di De Cantins, Jumat (28/6/2019) sore

Sebabkan Penyakit Kanker Hingga Ginjal, Perempuan Diminta Hati-Hati Pilih Kosmetik

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Perempuan diminta berhati-hati dalam memilih kosmetik yang akan digunakan. Pasalnya, saat ini banyak beredar kosmetik dengan bahan berbahaya bagi kulit baik dalam jangan panjang dan pendek.

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Pangkalpinang, Hermanto mengatakan pihaknya sudah kerap kali menemukan kosmetik yang berbahaya beredar di masyarakat maupun dijual secara online.

Hermanto menjelaskan, saat membeli kosmetik perhatikan dari kode izin edarnya yakni NA, NB, NC, ND dan NE. Kata dia kosmetik idealnya digunakan untuk bagian tubuh luar manusia. Memang ada kosmetik yang berpotensi tertelah misalnya lipstik. Kandungan lipstik inu harus diawasi bahannya.

"Fungsi kosmetik itu bukan untuk mengobati, tapi untuk membersihkan, melindungi, memelihara. Sehingga harus memiliki mutu yang bagus dan memberikan manfaat, kalau ada yang bilang untuk mengobati kulit kusam itu sudah harus dipertanyakan," katanya, Jumat (28/6/2019).

Ia menyebutkan, masyarakat harus lebih jeli dalam membeli produk kosmetik, pasalnya ada kosmetik dengan brand asli atau resmi tapi produknya palsu.

"Ada Produk yang brandnya asli dan terkenal, tapi itu dipalsukan. Pas di cek palsu, ini jangan sampai terkecoh," pintanya.

Hermanto membeberkan, beberapa bahan yang digunakan dalam kosmetik yang berbahaya. Misalnya, hidrokuinon ini merupakan obat keras yang dapat menghilangkan noda hitam ini hanya bisa digunakan dengan resep dokter.

Merkuri biasanya digunakan dalam krim pemutih, retinoic gol obat keras sebagai obat jerawat, rhodamin ini biasanya warna tekstil biasanya eye shadow.

"Kalau ini digunakan secara terus menerus dapat menyebabkan ginjal, kanker darah, kanker sel hati, pemakaian menyebabkan iritasi kulit yang menimbulkan merah dan rasa terbakar. Merkuri sifat racun, mengganggu otak, ginjal menyebabkan kanker dan gangguan janin," katanya. (Bangka Pos/Krisyanidayati)

*Tips Kemilih Kosmetik

1. Pilihlah kosmetik denhan yang tidak rusak/penyok
2. Perhatikan label pada kemasan dan informasi pada kemasan
3. Perhatikan nomor izin edar
4. Perhatikan kegunaan dan cara pakai izin edar
5. Lihat tinggal Kedaluwarsa

(Sumber: BPOM Pangkalpinang)

Penulis: krisyanidayati
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved