Bisikan Nama Anak ke Telinga Ibunya Lalu Kakek 60 Tahun Masuk Kamar, Ternyata Ini yang Terjadi

SM, berstatus siswi SMA di Kabupaten Kupang, NTT. Pernah daftar di sebuah SMA di Kota Kupang, tapi kemudian dijemput orangtuanya

Bisikan Nama Anak ke Telinga Ibunya Lalu Kakek 60 Tahun Masuk Kamar, Ternyata Ini yang Terjadi
Trubun Lampung/Dody Kurniawan
Ilustrasi 

Aksi pencabulan pertama kali dilakukan di rumah orangtua SM. Saat itu, ZA datang ke rumah orangtua SM.

SM disuruh orangtuanya masuk ke dalam kamar. Sementara di dalam kamar tersebut sudah ada ZA.

Peristiwa ini terjadi pada tahun 2014, saat SM masih berusia 12 tahun.

"Katanya berhubungan badan dari 2014. Artinya dia dicabuli sejak berumur 12 tahun karena keponakan kami kelahiran 2002," jelas Chornelis menuturkan kesaksian korban kepada keluarga besar.

Korban tidak dapat berbuat banyak saat berada dalam kamar, sebab ZA selalu membawa pisau dan mengancam akan membunuh korban saat melawan.

"Kenapa tidak teriak? Dia jawab, siapa mau tolong? Terus dia pegang pisau. Dan ancam kalau saya macam-macam saya akan dibunuh. Ini keterangan dari korban," ujar Chornelis menuturkan percakapannya dengan korban.

Begitu kejadian pencabulan itu terus terjadi.

Kakek ZA sering mendatangi rumah korban, dan saat pelaku datang maka ibu korban akan mempersiapkan tempat dan seluruh anggota keluarga diarahkan untuk duduk di teras rumah.

Hal tersebut dilakukan agar rumah dalam keadaan kosong.

"Setiap kali Zainal datang masuk ke rumah lalu bisik mamanya, terus semua orang dalam rumah disuruh duduk di teras rumah lalu korban disuruh masuk. Kami lihat dengan mata kepala kami," ujar Weli Mesak, istri Chornelis Pello.

Halaman
1234
Editor: ediyusmanto
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved