Advetorial

Darlan: Bersama Pecahkan Permasalahan Stunting

Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terus berupaya untuk menangani permasalahan stunting.

Darlan: Bersama Pecahkan Permasalahan Stunting
Ist/Diskominfo Babel
Asisten Setda Babel Bidang Admistrasi Umum, Darlan saat memimpin Rapat Koordinasi Rencana Aksi Konvergensi Penurunan Stunting Terintegrasi di ruang rapat Pulau Ketawai, Kantor Bappeda Kepulauan Babel, Senin (1/7/2019). 

BANGKAPOS.COM-- Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terus berupaya untuk menangani permasalahan stunting. Menurut Asisten Setda Babel Bidang Admistrasi Umum, Darlan, stunting perlu pecahkan bersama dan dilakukan dengan lintas sektor.

"Sungguh ironi, stunting terjadi di daerah yang subur, makmur dan kaya, ini yang harus kita pecahkan bersama dan lintas sektor," ungkap Darlan pada saat Rapat Koordinasi Rencana Aksi Konvergensi Penurunan Stunting Terintegrasi di ruang rapat Pulau Ketawai, Kantor Bappeda Kepulauan Babel, Senin, (1/7/2019).

Stunting merupakan kondisi gagal pertumbuhan pada anak (tubuh dan otak) akibat kekurangan gizi dalam waktu yang lama. Sehingga, anak lebih pendek dari anak normal seusianya dan memiliki keterlambatan dalam berpikir.

Menurut Darlan ada beberapa faktor penyebab Stunting, diantaranya faktor ibu, pola asuh dan menikah di usia dini. "Ini jadi perhatian kita, terutama di usia emas, dari lahir sampai dengan balita, itu yang menentukan, ini yang menjadi tugas kita bersama dalam mencegah Stunting," ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Harri Mustari dari Perwakilan BPKP Provinsi Bangka Belitung mengatakan, Pemerintah Daerah perlu menyusun strategi yang melibatkan pemangku kepentingan dalam pencegahan Stunting.

Hal tersebut disampaikan Harri Mustari pada saat memaparkan hasil evaluasi yang dilakukan Perwakilan BPKP Provinsi Bangka Belitung terkait program Stunting dengan uji petik Kabupaten Bangka Barat.

"Pencegahan stunting bukan hanya domainnya Pemerintah, dapat juga melibatkan stakeholder lainnya, seperti sektor swasta, masyarakat madani, maupun masyarakat lainnya," pungkasnya.

Saat Rakor, hadir Pemerintah Kabupatan/Kota dan Perangkat Daerah di lingkungan Provinsi Kepulauan Babel. Serta diisi dengan pemaparan dari Harri Mustari dari Perwakilan BPKP Provinsi Bangka Belitung dan Desrates Iskandar, Koordinator Regional Sumatera Bangda Kemendagri, serta paparan dari Kabupaten/Kota terkait program pencegahan stunting. (Diskominfo/Rizky Fitrajaya)

Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved