Gubernur Babel Sampaikan ke Menkes Ingin Dirikan Akademisi Teknik Elektro Medis di Babel

Saat ini secara nasional hanya ada 13 Atem yang dibentuk, padahal kebutuhan tenaga kerja dibidang ini cukup besar.

Gubernur Babel Sampaikan ke Menkes Ingin Dirikan Akademisi Teknik Elektro Medis di Babel
IST
Gubernur Babel Erzaldi Rosman saat beraudiensi dengan Menteri Kesehatan RI, Nila Moeloek, di ruang Ceut Mutia Lantai 2 Kementerian Kesehatan RI, Senin (1/7/2019) 

BANGKAPOS. COM, BANGKA--Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman menyampaikan keinginannya untuk mendirikan Akademisi Teknik Elektro Medis (Atem) di Babel kepada Menteri Kesehatan RI, Nila Moeloek.

Hal ini disampaikan langsung Erzaldi saat melakukan audiensi dengan Menteri Kesehatan, di ruang Ceut Mutia Lantai 2 Kementerian Kesehatan RI, Senin (1/7/2019).

"Ini mendapat sambutan antusias dari Bu menkes, kata beliau program yang mesti diutamakan," kata Erzaldi melalui rilis yang diterima Bangka Pos, Senin (1/7/2019).

Ia menyebutkan, saat ini secara nasional hanya ada 13 Atem yang dibentuk, padahal kebutuhan tenaga kerja di bidang ini cukup besar.

"Bu Menteri langsung memberikan amanah ke pak dirjen untuk mempercepat pendirian Atem," katanya.

Dalam kesempatan itu, Mantan Bupati Bangka Tengah itu juga meminta izin Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Soekarno untuk menjadi rumah sakit pendidikan sebagai sarana praktek fakultas Kedokteran UBB.

Dirinya meminta untuk ada penambahan rumah sakit pratama di kabupaten Bangka Tengah.

"Saya juga mengingatkan kembali bahwa ada kelanjutan pembangunan Gedung C yang nantinya dikembangkan untuk fasilitas kanker," tambahnya.

Ia membeberkan, 60 persen penderita kanker di Babel bukan berobat ke Rumah Sakit. Angka ini cukup tinggi dari nasional yang hanya 20 persen.

"Bu Menkes juga memantau, sejak 2 tahun terakhir memang terjadi peningkatan dan peran RS Soekarno cukup pesat. Saya sampaikan juga kemajuan RS Soekarno yang telah kerja sama dengan RSCM , RS Harapan Kita, RS Persahabatan dan RS M Husin Palembang," tambahnya.

Menurutnya, Babel juga masih kekurangan dokter spesialis, terutama di Kabupaten Bangka. Meski dengan keterbatasan itu, Babel termasuk 7 provinsi dengan capain Riset kesehatan Dasar yang baik.

"Buk Menteri dalam waktu dekat akan melakukan kunjungan kerja ke Pangkal Pinang untuk melakukan visitasi RS Soekarno dan untuk meninjau persiapan Kunjungan menkes bulan Oktober 2019 dalam rangka KEMAH KESEHATAN JIWA NASIONAL di RS Jiwa Babel," tutupnya.

Dalam pertemuan itu, Gubernur Babel didampingi Kepala Dinas Kesehatan Babel, drg Mulyono Susanto, Dr. Yeni Marlina SpPD Direktur RS Bangka Tengah, dr. H. Armayani Rusli SpB Direktur Rsud Prop, dr. Andri Nurtito Mars, direktur RS Jiwa, dr. Bahrun R Siregar Kadinkes Bangka Tengah.

(Bangkapos/Krisyanidayanti)

Penulis: krisyanidayati
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved