Advertorial

Kemenag Seleksi Penerimaan Beasiswa Santri Berprestasi

KANWIL Kemenag Provinsi Bangka Belitung menyelenggarakan Seleksi Penerimaan Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) Tahun 2019

Kemenag Seleksi Penerimaan Beasiswa Santri Berprestasi
istimewa
Kanwil Kemenag Provinsi Bangka Belitung menyelenggarakan Seleksi Penerimaan Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) Tahun 2019, Selasa (18/6) lalu. 

BANGKAPOS.COM -- Kanwil Kemenag Provinsi Bangka Belitung menyelenggarakan Seleksi Penerimaan Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) Tahun 2019, Selasa (18/6) lalu.

Seleksi PBSB dilaksanakan di Ruang Komputer MAN 1 Kota Pangkalpinang diikuti oleh 42 peserta dari pondok pesantren yang ada di wilayah Bangka Belitung.

Menurut Kabid PAKIS, Hj Armi Rosdah, M.Pd.I pendaftar Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) di Bangka Belitung mencapai 75 peserta.

“Setelah dilaksanakan seleksi berkas yang memenuhi persyaratan sebanyak 49 santri, dari data yang disampaikan oleh panitia seleksi yang hari ini datang mengikuti seleksi sebanyak 42 Peserta,” tutur Hj Armi Rosdah.

Dalam rilisnya, Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kemenag RI Ahmad Zayadi menyampaikan seleksi Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) digelar serentak secara Nasional pada 18 Juni 2019.

Para santri akan memperebutkan 170 kuota masuk di Perguruan Tinggi yang tersebar di 18 Perguruan Tinggi Mitra Kemenag.

Menurut Ahmad Zayadi PBSB turut menjadi bagian dari afirmasi Kementerian Agama dalam memperluas akses santri untuk memperoleh kesempatan belajar di Perguruan Tinggi terbaik di Indonesia.

Program Beasiswa Santri Berprestasi diharapkan menjadi contoh bagi santri untuk menjadi generasi muda yang tangguh, berakhlak mulia, damai, toleran dan mampu berkomunikasi yang efektif dengan cara yang mabrur.

“Melalui PBSB Kemenag berharap mampu menjadi tonggak keberlangsungan santri di setiap provinsi sebagai generasi milenial yang siap mengembangkan potensi pondok pesantren dengan pemahaman dan pe­nguasaan ilmu agama (tafaquh fiddin) dan kemampuan penentuan kemaslahatan kemanusiaan (tafaquh fii mashalihil kholqi) dimasa depan,”ungkap Ahmad Zayadi.

Sementara itu Kasubdit Pengembangan Pesantren Bambang Said menyampaikan data santri yang divalidasi dalam PBSB mencapai 11.269 santri dari 1.375 pondok pesantren seluruh Indonesia.

“Validasi berdasarkan ranking dengan kriteria prestasi report, piagam juara Musabaqah Qiroatul Kutb (MQK), jumlah Juz Tahfizh Quran dan kondisi keluarga santri sehinggga diperoleh 4.160 santri yang memenuhi syarat mengikuti seleksi,”ungkap Bambang.

Menurut Kasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kanwil Kemenag Babel, Mahmud Elhoiri, SE, MM minimnya peminat PBSB disebabkan kekhawatiran para santri untuk bersaing menggunakan tehnologi informasi yang belum familiar di lingkungan pondok pesantren.

“Kami terus berupaya melalui berbagai forum agar PBSB bisa diikuti para santri di setiap Pontren di Bangka Belitung untuk meningkatkan derajat Pontren dan santri itu sendiri,”ungkap Mahmud.

Peserta seleksi PBSB berasal dari pondok pesantren di wilayah Bangka Belitung terdiri dari 14 santri putra 28 santriwati.

Dari pantauan redaksi pelaksanaan berjalan lancar dan peserta seleksi nampak serius mengikuti setiap tahapan CBT berdasarkan petunjuk para pengawas.

Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved