Berita Sungailiat

Tambang Ilegal Marak di Kecamatan Riausilip dan Belinyu, Satpol PP Temukan Eksavator

Selain menemukan peralatan tambang, Pol PP juga menemukan alat berat jenis eksavator, dalam keadaan tak beroperasi di antara lubang tambang.

Tambang Ilegal Marak di Kecamatan Riausilip dan Belinyu, Satpol PP Temukan Eksavator
Ist/Suherman
Tim Pol PP Bangka menemukan aktifitas tambang di beberapa titik Kecamatan Belinyu dan Kecamatan Riausilip Bangka. Tampak anggota Pol PP Bangka menemukan alat berat eksavator di antara lubang tambang timah ilegal saat pemeriksaan di lapangan, Senin (1/7/2019). 

BANGKAPOS.COM--  Akhirnya Tim Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bangka menindak-lanjuti laporan nelayan soal maraknya tambang timah ilegal di Kecamatan Riausilip dan Belinyu. Selain menemukan peralatan tambang, Pol PP juga menemukan alat berat jenis eksavator, dalam keadaan tak beroperasi di antara lubang tambang.

Kepala Kantor Satpol PP Bangka, Dalyan Amrie diwakili Kabid Perundang-Undangan, Achmad Suherman usai turun ke berbagai lokasi di Kecamatan Belinyu dan Kecamatan Riausilip Bangka, Senin Petang (1/7/2019) memastikan, tambang ilegal masih marak di dua kecamatan itu. "Pertama, kami Dusun ke Tanjungbatu (Desa Lumut Kecamatan Belinyu Bangka) tadi, cuma (pekerja tambang) sedang tidak bekerja," kata Suherman kepada bangkapos.com.

Tak hanya mengecek di lokasi hutan bakau Dusun Tanjungbatu, namun Tim Pol PP Bangka juga melakukan pengecekan di lokasi sekitar Sungai Tirus, perbatasan Kecamatan Riausilip dengan Kecamatan Belinyu.

"Selain TI (tambang ilegal) di Tanjungbatu, juga ada TI lainnya di Sungai Tirus. Kita juga temukan alat berat di lokasi, tapi sedang tak beroperasi karena alasan sedang diperbaiki," kata Suherman.

Begitu pula di Sungai Perimping Kecamatan Riausilip Bangka, Pol PP juga menemukan aktifitas tambang ilegal yang merambah sungai kawasan hutan konservasi. Tambang di sungai ini diakui Suherman, sudah ada sejak dulu. "TI Rajuk berada di sepanjang aliran Sungai Perimping, namun agak jauh dari jembatan.

Sebenarnya TI ini (ilegal) sangat disayangkan karena bakau hancur. Apalagi tempat ini habitat ketem remangok (kepiting bakau) dan ikan," sesal Suherman. (Bangkapos.com/Fery Laskari)

 

Kepsen Photo: Tim Pol PP Bangka menemukan aktifitas tambang di beberapa titik Kecamatan Belinyu dan Kecamatan Riausilip Bangka. Tampak anggota Pol PP Bangka menemukan alat berat eksavator di antara lubang tambang timah ilegal saat pemeriksaan di lapangan, Senin (1/7/2019).(IST/Suherman) .

Penulis: ferylaskari
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved