Temui Menhub, Erzaldi Bahas Harga Tiket hingga Minta Kapal Ambulance

Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terus berupaya untuk meningkatkan konektivitas di Babel.

Temui Menhub, Erzaldi Bahas Harga Tiket hingga Minta Kapal Ambulance
ist
Gubernur Babel, Erzaldi Rosman saat beraudensi dengan Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi di Kemenhub, Senin (1/7/2019). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terus berupaya untuk meningkatkan konektivitas di Babel.

Hal ini disampaikan Gubernur Babel, Erzaldi Rosman saat beraudensi dengan Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi di Kemenhub, Senin (1/7/2019).

Erzaldi menyampaikan keresahannya dengan harga tiket pesawat yang tidak kunjung turun berdampak pada kunjungan ke Babel pada beberapa event nasional seperti Kejurnas Wushu, Ramah Tamah Kumpul Komunitas Motor Gede serta event nasional lainnya yang sudah berjalan.

"Lonjakan tarif maskapai berdampak pengurangan frekuensi penerbangan yang akhirnya adanya event nasional di Babel berkurang peserta yang hadir," katanya melalui rilis, Senin (1/7/2019).

Ia juga mengeluhkan, terkait maskapai yang mengurangi jadwal penerbangan apabila load factor angkutan penumpang masih dibawah 70% yang dinilai membuat rugi bagi maskapai.

"Menhub mengatakan, maskapai sudah berdarah darah untuk dipaksakan terbang di saat kondisi rugi. Sehingga alternatif mengurangi jadwal angkutan penerbangan ke masing-masing rute setiap maskapai pesawat dan Pak Menteri juga menghimbau sosialisasi terkait kondisi penerbangan saat ini," katanya.

Tak hanya soal tiket, dirinya juga meminta Kemenhub memberikan bantuan kapal untuk pusat pelayanan kesehatan keliling ke wilayah pesisir menggunakan aksessibilitas kapal bantuan dari Kemenhub demi membantu pelayanan di wilayah pesisir dan pulau.

"Terkait Kapal ambulance dari pihak kesehatan, untuk operasional kapal fasilitas kesehatan pasti mahal mengoperasikan apalagi banyaknya subsidi," katanya.

"Pak Menteri  mencontohkan, Surabaya kapasitas kapal kombinasi kapasitas 50 orang yang 25 untuk penumpang dan 25 untuk klinik  jadi tiap hari keliling kalua kapal kalau pagi sampai jam 12 dapat penumpang jam 14.00 sampai malam jadi klinik kesehatan dan petugas tidur di kapal, kapal yang cocok seperti tipe kapal rede," tambahnya.

Ia menyebutkan, terkait pengadaan kapal itu, pemerintah pusat dapat menyesuaikan dalam membantu program percepatan konektifitas di wilayah Perairan Babel baik itu dengan kapal Rede maupun kapal Pelra.

Halaman
12
Tags
Menhub
Penulis: krisyanidayati
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved