Breaking News:

8 Panduan Belanja Murah Meriah di Malioboro Daerah Istimewa Yogyakarta, Bisa Dicoba!

Letaknya yang strategis dan dekat dengan Stasiun Tugu dan Alun-alun Kidul Yogyakarta, menjadikan Malioboro selalu ramai dipadati wisatawan.

Editor: khamelia
Tribun Jogja/Jihad Akbar
Lalu lintas di Jalan Malioboro, Yogyakarta, Minggu (15/11/2015) pagi. 

BANGKAPOS.COM - Malioboro menjadi satu daya tarik bagi para wisatawan yang berkunjung ke Yogyakarta.

Letaknya yang strategis dan dekat dengan Stasiun Tugu dan Alun-alun Kidul Yogyakarta, menjadikan Malioboro selalu ramai dipadati wisatawan.

Ada beragam barang dagangan yang dijajakan pedagang di sepanjang kawasan Malioboro, mulai dari pernak-pernik tradisional seperti kaos, batik, blangkon dan masih banyak lagi.

Jika kamu berniat belanja di Malioboro ada baiknya untuk menyimak panduan berikut supaya kantong kamu aman dan hati senang.

Berikut delapan panduan belanja murah di Malioboro yang bisa kamu terapkan:

1. Gunakan bahasa Jawa

Panduan pertama yang bisa kamu terapkan adalah dengan menggunakan bahasa Jawa ketika melakukan transaksi dengan pedagang di Malioboro.

Tidak perlu mahir berbahasa Jawa, cukup kuasai beberapa kosakata ataupun kalimat.

Dengan begitu pedagang akan merasa segan dan enggan menaikkan harga.

Kamu bisa menggunakan kalimat tanya, "Niki regane pinten bu?" (ini harganya berapa?)

Dan akhiri dengan kalimat berikut "matur nuwun" (terimakasih).

2. Biasakan menawar setengah harga

Biasanya para pedagang menaikkan harga dagangannya hingga 30 persen per barang tidak terkecuali di kawasan Malioboro.

Jadi wajib bagi kamu untuk menawar barang di awal sebesar 50 persen atau setengah harga.

Tujuannya untuk antisipasi ketika pedagang menaikkan harga barang sejak awal.

3. Coba gunakan trik tinggal pergi

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved