Berita Pangkalpinang

Pilkada Empat Kabupaten di Babel Akan Jadi Uji Tangguh bagi Mesin Parpol PDIP

KPU berencana melaksakan Pilkada Serentak pada 23 September 2020 dan tahapannya diperkirakan sudah dimulai September 2019 ini.

Pilkada Empat Kabupaten di Babel Akan Jadi Uji Tangguh bagi Mesin Parpol PDIP
bangkapos.com/teddy malaka
Dr Ibrahim

Ibrahim mengatakan, pilkada di empat daerah pemekaran di Babel memang akan menarik untuk dibaca sebagai pemanasan untuk pilkada berikutnya. Namun tesis pertama yang ia sampaikan adalah antara satu pilkada dengan pilkada lain tidak memiliki pola yang sama. 

"Artinya, menang karena faktor tertentu di suatu daerah, bisa jadi kalah dengan faktor tertentu itu di daerah lain. Tidak ada homogenitas komponen dan karenanya kita perlu membaca peta politik di setiap daerah sebagai sesuatu yang khas," katanya.

Tesis kedua Ibrahim adalah bahwa pilkada tidak bisa serta merta ditali-temalikan dengan keberhasilan pada Pemilu legislatif beberapa waktu lalu. Menurut dia, meski PDIP adalah pemenang di semua daerah, tidak berarti pertarungan akan berjalan semulus hasil Pemilu 2019.

"Saya melihat bahwa pemilu dan pilkada saling berdiri sendiri dengan pengaruh yang tidak signifikan. Fakta menunjukkan bahwa pemilu tidak berarti hasilnya linear. Meski demikian, sebagai pintu gerbang pertama, hasil pemilu beberapa waktu lalu akan menjadi tiket penting para kontestan. Maka PDIP saya prediksi akan menjadi pemain utama dalam proses kandidasi," jelasnya.

Ibrahim mengatakan, pilkada adalah perang figur. Mesin politik akan bergerak efektif jika dinakhodai oleh kandidat yang memiliki reputasi dan rekam jejak yang baik. 

Jika kewaspadaan orang pada pemilu agak kendor, maka kewaspadaan pada pilkada akan berbeda ceritanya. Karena itu, kalkulasi politik dengan memetakan siapa kandidat yang laku dijual, ditopang dengan kemampuan membangun pencitraan yang baik, serta ditopang dengan strategi yang menarik, akan menjadi hal penting untuk dikalkulasi. 

"Saya membayangkan, Pilkada di empat daerah ini akan menjadi uji tangguh mesin partai politik PDIP. Di satu sisi, ada ada penantang yang mungkin sedang membangun dukungan saat ini. Hasil Pilkada di empat kabupaten ini tentu akan menjadi penting untuk menatap Pilgub Babel 2022 mendatang, namun relasinya masih harus dipertajam. Saya melihat bahwa Pilkada dan Pemilu adalah dua hal penting, tapi tidak serta-merta menjadi garansi. Sebaliknya, partai-partai lain berpeluang untuk mengadu kandidatnya ketika berbagai peluang bisa ditangkap," beber Ibrahim (Bangkapos.com/Dedy Qurniawan)

Penulis: Dedy Qurniawan
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved