Berita Pangkalpinang

UBB Siapakan Dua Fakultas Baru dan Satu Program Studi Baru

Rektor Universitas Bangka Belitung (UBB) Muhammad Yusuf mengatakan, pihaknya berencana akan membuat dua fakultas

UBB Siapakan Dua Fakultas Baru dan Satu Program Studi Baru
Bangka Pos/Krisyanidayati.
Rektor UBB, Muhammad Yusuf 

BANGKAPOS.COM-- Rektor Universitas Bangka Belitung (UBB) Muhammad Yusuf mengatakan, pihaknya berencana akan membuat dua fakultas baru yakni Fakultas MIPA dan sciences, Fakultas Kelautan dan program studi Kedokteran.

Yusuf mengatakan, saat ini masih dalam proses persiapan dan menyusun naskah akademik. Sehingga saat nantinya ada moratorium fakultas dibuka, pihaknya sudah siap.

"Kami menyiapkan dua fakultas Baru dengan MIPA dan Science, Kelautan, dan Kedokteran ini yang masih terus dimonitor pemerintah provinsi," kata Yusuf kepada bangkapos.com, Selasa (2/7/2019).

Ia menjabarkan, untuk Fakultas MIPA sebetulnya kata dia sudah ada cikal bakalnya, UBB saat ini telah memiliki progran studi seperti kimia, fisika, biologi dan matematika.

"Kita fokus ke science ya bukan pendidikan, jadi nantinya science dan matematika. Cikal bakalnya kita sudah punya program studi biologi, kimia, fisika, matematika," jelasnya.

Sedangkan untuk Fakultas Kelautan, menurutnya saat pihaknya ini telah memiliki program studi budidaya perairan, management sumber daya perairan, dan ilmu kelautan. Rencananya, nanti akan ditambah dengan satu program studi yakni teknologi hasil perikanan.

"Fakultas ini perlu karena memang sesuai potensi daerah kita, Babel ini lebih dari 70 persennya lautan dan ini juga program prioritas pemerintah," katanya.

Menurutnya, untuk Program Studi Kedokteran saat ini masih dalam tahapan persiapan baik dari sumber daya manusia sebagai pengajar maupun sarana dan prasarananya.

"Fakultas kedokteran ini selalu dimonitor pak gubernur, tahun ini kita menyiapkan enam orang calon dokter untuk memperkuat SDM untuk mengajar di prodi kedokteran. Infrastuktur itu akan segera kita dapat hibah Rp 10 miliar dari pemerintah provinsi," ungkap Yusuf.

Program studi kedokteran ini dirasakan sangat perlu, pasalnya Babel masih banyak kekurangan tenaga medis, dan nantinya diharapkan dengan adanya prodi ini banyak orang Babel yang akan menjadi dokter sehingga dapat memenuhi kebutuhan SDM.

Tidak hanya didukung oleh pemerintah provinsi untuk pembentukan program studi ini, pihaknya juga didukung oleh kabupaten/kota.

"Kabupaten Bangka sudah mengirimkan mahasiwa sembilan orang dalam bentuk beasiswa untuk sekolah S1 kedokteran di Universitas Jambi. Lima tahun kita memperoleh hasilnya. Kita berharap ada kabupaten lainnya juga yang sama seperti ini," sebutnya.

Dengan adanya fakultas dan program studi baru ini, diharapkan nanti sumber daya manusia yang terserap di Babel merupakan asli orang Babel.

"Sehingga kedepan kita tidak perlu tenaga medis didatangkan dari luar, kalau dokter didatangkan dari luar 1 tahun enggak kuat mereka ditempatkan di Pongok atau Selat Nasik. Kalau SDM nya orang Babel mereka pasti lebih tahan," ujarnya. (Bangkapos.com/Krisyanidayati)

Caption: Rektor Universitas Bangka Belitung (UBB) Muhammad Yusuf. Bangka Pos/Krisyanidayati.

Penulis: krisyanidayati
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved