Berita Pangkalpinang

Laporan Realisasi Dana Desa di Babel Belum Banyak Disampaikan ke Sistem OM SPAN

Pemerintah pusat telah menyalurkan dana desa tahun 2019 sebesar 60 persen atau Rp 185,6 miliar

Laporan Realisasi Dana Desa di Babel Belum Banyak Disampaikan ke Sistem OM SPAN
Bangka Pos/Krisyanidayati.
Kepala Kantor Dijten Perbendaharaan Babel, Supendi. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kepala Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Supendi, mengatakan pemerintah pusat telah menyalurkan dana desa tahun 2019 sebesar 60 persen atau Rp 185,6 miliar dari total dana desa Rp 309 miliar.

Supendi menjelaskan, mulai Juli pencairan dana desa sudah memasuki tahapan ketiga. Sedangkan untuk tahap satu dan tahap dua telah disalurkan ke masing-masing rekening kabupaten.

Ia menyebutkan, dari rekening kabupaten pun telah disalurkan ke rekening desa. Namun, sayangnya Supendi menyebutkan laporan realisasi yang baru disampaikan ke dalam sistem Online Monitoring Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara (OM-SPAN) baru Rp 9,02 miliar per 30 Juni.

Pelaporan melalui sistem ini dilakukan oleh pihak kabupaten, dirinya juga belum dapat memastikan apa yang menyebabkan lambannya pelaporan realisasi dalam sistem ini.

"Tahap satu dan dua sudah disalurkan ke rekening kabupaten, dari kabupaten juga sudah disalurkan ke rekening desa. Dari Rp 185,6 miliar yang telah disalurkan,  yang baru melaporkan realisasi ke sistem OM SPAN baru Rp 9,02 miliar," katanya, Rabu (3/7/2019).

Ia menyebutkan, pihaknya belum dapat memastikan realisasi real penggunaan dana desa yang telah ditransfer ke rekening desa, pasalnya belum terlaporkan.

"Bisa saja realisasinya lebih dari itu, tapi belum di input ke sistem, ini yang kita sayangkan. Seharusnya kan segera di input, karena biar bisa dipantau realisasinya pemanfaatan dana desa," katanya.

Dirinya meminta, jika memang mengalami kendala dalam penyampaian laporan, pihaknya bersedia untuk memberikan pendampingan.

"Kalau memang belum diserahkan desa, kabupatennya tolong dikoordinasikan ke desa. Kalau memang ada kendala pelaporan sampaikan ke kami. Semakin cepat dana desa direalisasikan sesuai rencana, maka akan semakin cepat manfaatnya dirasakan masyarakat," ujarnya.

Padahal, kata dia pelaporan ini menjadi syarat untuk pencairan dana desa tahap tiga yang sudah bisa dimulai sejak 1 juli lalu.

"Syarat tahap ke 3 realisasi tahap I 60 persen tahap dua 75 persen dan sudah ada laporan realisasi, kemudian ada capaian outpot 50 persen, laporan konvergensi penyelesaian stunting," katanya.

(Bangka Pos/Krisyanidayati)

Penulis: krisyanidayati
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved