Berita Bangka Barat

Sidang ke Empat Perkara Penista Agama, JPU Muntok Hadirkan Empat Saksi

engadilan Negeri Muntok, Kabupaten Bangka Barat kembali menggelar sidang perkara penistaan agama

Sidang ke Empat Perkara Penista Agama, JPU Muntok Hadirkan Empat Saksi
Bangkapos.com/Hendra
Terdakwa perkara penista agama Daud saat menjalani persidangan di PN Muntok, Kabupaten Bangka Barat, Rabu (3/7/2019). 

BANGKAPOS.COM-- Pengadilan Negeri Muntok, Kabupaten Bangka Barat kembali menggelar sidang perkara penistaan agama dengan terdakwa Daud Rafles Lumban Toruan alias Daud warga Dusun Sungai Tanggok, Desa Sekar Biru, Kecamatan Parit Tiga, Rabu (3/7/2019).

Sidang dengan agenda pemeriksaan saksi, dipimpin oleh Majelis Hakim, Ketua PN Muntok, Golom Silitonga didampingi dua anggota Erica Mardelina dan Listyo Arif Budiman.

Terdakwa Daud hadir ke persidangan dikawal aparat kepolisian dari Polres Bangka Barat didampingi oleh Kuasa Hukumnya Marah Rusli.

Jaksa Penuntut Umum (JPU), Hendra Saputra dan Doddy Praja dalam persidangan menghadirkan empat orang saksi, yakni Sendi Wijaya selaku saksi pelapor, Choirul Yusuf, Hengki yang merupakan rekan terdakwa dan Ferry dari Polsek Jebus.

Hendra Saputra mengatakan dalam persidangan keterangan para saksi sudah sesuai. Keterangannya sangat mendukung untuk pembuktian perkara pada agenda sidang selanjutnya.

 “Dari empat saksi yang kita hadirkan keterangan mereka sangat mendukung kita dalam pembuktian nanti. Bagaimana reaksi terkait video yang diupload dan disebar oleh terdakwa itu sangat mendukung pembuktian kita,” kata Hendra.

Sementara  terkait dengan pelaporan perkara tersebut kepolisian lanjut Hendra, adanya ketersinggungan dan dan ketidaksenangan pelapor. Video yang diupload oleh terdakwa itu telah menghina agama khususnya islam.

Karenanya untuk lebih memperkuat pembuktian perkara penistaan agama ini, JPU bakal menghadirkan saksi lagi. Yakni saksi ahli dari Majelis Ulama Indonesia dan saksi ahli ITE.

“Dari keterangan saksi ini nantinya akan lebih jelas lagi. Bagaimana dengan kalimatnya hingga menimbulkan kebencian dan ketersinggungan,” ujar Hendra

 Sementara itu, baik terdakwa Daud maupun penasehat hukum terdakwa tidak banyak berkomentar dari keterangan para saksi. Terdakwa Daud mengakui dan menerima keterangan para saksi yang dihadirkan oleh JPU. (Bangkapos.com/Hendra).

 

Penulis: Hendra
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved