Media Sosial Bisa Mengganggu Kesehatan Mental

Media sosial memang sudah jadi bagian dari gaya hidup masyarakat saat ini yang susah dipisahkan.

Media Sosial Bisa Mengganggu Kesehatan Mental
Kontributor Surakarta, M Wismabrata
Ilustrasi Seorang warga sedang membaca informasi dari media sosial. 

bangkapos.com - Media sosial memang sudah jadi bagian dari gaya hidup masyarakat saat ini yang susah dipisahkan.

Media sosial dapat menghubungkan penggunanya dengan siapapun dan dari manapun, serta bisa mengusir kebosanan.

Namun di sisi lain, media sosial juga memiliki sisi gelap yang bisa menjadi pemicu depresi, adiksi atau distraksi dari hal-hal lainnya yang lebih penting.

Menurut psikolog klinik, Scott Bea, PsyD mengatakan setidaknya ada lima dampak negatif media sosial terhadap kesehatan mental, jika kita terlalu banyak mengaksesnya.

1. Merasa harga diri berkurang

Di media sosial, orang-orang cenderung menampilkan sisi terbaik dirinya atau kehidupannya.

Bea mengatakan, kecenderungan ini memberikan gambaran yang tak realistis terhadap kehidupan sesungguhnya dan membuat sebagian orang merasa hidup mereka nggak begitu baik.

Dari waktu ke waktu, membandingkan diri sendiri dengan hidup orang lain secara terus-menerus bisa membuat seseorang merasa harga dirinya berkurang.

2. Kecemasan

Pola media sosial memaksa sebagian orang untuk terus mengaksesnya, karena ingin mengetahui hal-hal aktual. Sebab, mereka takut ketinggalan hal-hal baru.

Sejumlah studi menunjukkan, bahwa rasa takut melewatkan sesuatu -fear of missing out (FOMO)- terkadang bisa meningkatkan rasa ketidakpuasan atau kecemasan.

Halaman
123
Editor: fitriadi
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved