Berita Pangkalpinang

Otoritas Perhubungan Babel Gelar Rapat Di Atas Kapal Penyeberangan Bahas Evaluasi Mudik 2019

Otoritas Perhubungan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk pertama kalinya menggelar rapat di atas kapal motor penyeberangan

Otoritas Perhubungan Babel Gelar Rapat Di Atas Kapal Penyeberangan Bahas Evaluasi Mudik 2019
Ist
Suasana rapat di atas kapal kapal motor penyeberangan (KMP) Mutis milik PT. ASDP Tanjung Kalian, Kamis (4/7/2019) 

BANGKAPOS.COM-- Mengadakan pertemuan dan rapat biasanya kerap dilakukan di kantor, hotel ataupun bangunan lainnya yang berada di darat. Namun kali ini berbeda Otoritas Perhubungan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk pertama kalinya menggelar rapat di atas kapal motor penyeberangan (KMP) Mutis milik PT ASDP Tanjung Kalian, Kamis (4/7/2019)

Rapat dengan agenda evaluasi penyelenggaraan angkutan lebaran tahun tahun 2019 sengaja dilaksanakan agar peserta rapat dapat merasakan langsung nuansa mudik lebaran.

"Rapat dengan segala pernak pernik diatas kapal penyeberangan dan sekaligus dapat lebih fokus menuntaskan perhatian pada materi rapat dikarenakan tidak ada akses ke darat untuk meninggalkan ruang rapat sebelum waktunya,"jelas Kepala Dinas Perhubungan Babel, Tajjudin melalui rilis yang diterima Bangkapos.com, Kamis (4/7/2019).

Ia menyebutkan, ada beberapa hal yang dibahas dalam rapat ini diantaranya antrian kendaraan yang panjang di pelabuhan tanjung kalian dan Pelabuhan Tanjung Api-Api, antrian kapal penyeberangan yang akan sandar di kedua pelabuhan, kurangnya fasilitas penerangan lampu jalan serta fasilitas toilet, rest area di sepanjang jalan antrian kendaraan pemudik di kedua pelabuhan.

"Kita membahas solusi dari beberapa permasalahan itu dan bagaimana cara mengatasinya, supaya penyelenggaraan angkutan lebaran tahun 1441 H atau tahun 2020 dan tahun-tahun selanjutnya menjadi lebih baik," ungkap Tajuddin.

Lebih lanjut, ia menyampaikan berdasarkan catatan rapat antara lain, secara umum penyelenggaraan angkutan lebaran pada tahun 2019 ini semuanya dapat dilaksanakan dengan baik dan lancar, tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti kecelakaan di penyeberangan sehingga tahun ini bisa mencapai zero accident.

"Peningkatan jumlah angkutan kendaraan di penyeberangan Tanjung kalian-Tanjung api-api melebihi dari prediksi, semula diprediksi naik hanya 12 persen, realisasinya meningkat menjadi 18 persen. Kenaikan yang cukup signifikan inilah yang menyebabkan terjadinya antrian yang cukup panjang," kata Tajuddin.

Adanya kenaikan pemudik menggunakan kendaraan menggunakan kapal penyeberangan tidak terlepas dari pengaruh tingginya harga tiket pesawat, sehingga pemudik beralih moda angkutan yang lebih terjangkau, apalagi akses jalan ke sumatera dan pulau jawa sudah relatif lancar dengan terbangunnya jalan tol palembang lampung.

"Terkait beberapa permasalahan itu, peserta rapat bersepakat untuk melakukan langkah-langkah perbaikan misalnya, perlunya dibangun 1 dermaga tambahan baik di pelabuhan tanjung kalian maupun di Pelabuhan Tanjung Api-Api supaya proses bongkar muat kapal dapat lebih cepat," ungkap Tajuddin.

Selanjutnya, akan segera dipersiapkan dan dibahas lebih komprehensif penerapan sistem online ticketing dengan membuat program aplikasi sendiri atau bekerjasama dengan aplikasi ticketing online yang sudah ada seperti traveloka atau tiket.com.

"Solusi lain memperluas kantong parkir pelabuhan tanjung kalian dengan memanfaatkan lahan milik pemerintah kabupaten Bangka Barat yang berada di samping pelabuhan, sehingga jika terjadi lonjakan kendaraan yang akan menyeberang dapat diarahkan ke lokasi kantong parkir tersebut, tidak lagi di bahu jalan. Sedangkan fasilitas lain yang dibutuhkan pemudik akan menjadi tanggung jawab masing-masing instansi sesuai kewenangannya," jelasnya. (Bangkapos.com?Krisyanidayati)

Penulis: krisyanidayati
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved