Begini Respon Keluarga Korban Lion Air JT610 Saat Dengar Boeing Bakal Beri Kompensasi

Begini Respon Keluarga Korban Lion Air JT610 Saat Dengar Boeing Bakal Beri Kompensasi

Begini Respon Keluarga Korban Lion Air JT610 Saat Dengar Boeing Bakal Beri Kompensasi
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Keluarga korban kecelakaan pesawat Lion Air PK-LQP melakukan tabur bunga bersama dari KRI Banda Aceh di Perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, Selasa (6/11/2018). Doa dan tabur bunga bersama yang dilakukan oleh keluarga korban kecelakaan Lion Air PK-LQP, karyawan Lion Air, Prajurit TNI, dan Instansi terkait di tempat kejadian dilakukan untuk mendoakan para korban dan memberi informasi kepada keluarga korban mengenai tempat jatuhnya pesawat dan proses-proses pencarian. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Ada kabar terbaru bagi korban jatuhnya pesawat Lion air JT610 dari Jakarta tujuan Pangkalpinang yang terjadi pada Oktober 2018 lalu. Pihak Boeing dikabarkan akan memberikan kompensasi kepada keluarga para korban.

Dikutip dari kompas, Pabrikan pesawat terbang Boeing.co menyatakan akan memberikan 100 juta dollar AS atau sekitar Rp 1,41 triliun untuk membantu maupun mendukung keluarga yang terdampak dalam 2 kecelakaan tragis 737 Max, yaitu Lion Air dan Ethiopian Airlines tahun lalu.

Menurut pengakuan anak sulung pasangan Eling Sutikno-Jumaliah (korban Lion Air JT610 -red), Edwin Bayu Saputra, pihak keluarga sudah mendapatkan asuransi penumpang sebesar Rp 1.250.000.000 per jiwa dan santunan dari Jasa Raharja sebesar Rp 50.000.000 per jiwa (revisi dari sebelumnya tertulis Rp 25 juta).

"sudah lama kami terima asuransi nya. Saya juga kurang tau itu asuransi dari mana, seperti asuransi penumpang, mungkin lah ya dari Lion.

Saya juga kurang tau, kami hanya mengikuti prosedur dan tidak komplain-komplain," ujar Edwin saat dikonfirmasi Bangka Pos, Kamis (4/7/2019).

Edwin menyebut, pihak keluarga tidak mempermasalahkan lagi kasus jatuhnya pesawat tersebut dan menerima dengan lapang dada kepergian orang tua nya sekaligus asuransi yang diberikan.

"kalau dari Boeing kan yang mau nuntut, nuntut. Kami kan sudah selesai.

Ada yang menuntut boeing maka nya uang kompensasi belum dapat.

Karena kan proses nya ini panjang. Yang jelas kami nerima asuransi itu, gak tau dari mana. Kalau boeing kan kami memang tidak nuntut," ujarnya.

Setelah penyerahan asuransi dan santunan jasa raharja, Edwin mengaku tidak lagi menerima kompensasi lainnya hingga saat ini.

Halaman
1234
Editor: teddymalaka
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved