VIDEO: Asiknya Jelajah Alam Sambil Berburu di Hutan Tuing

Dusun Tuing Desa Mapur Kecamatan Riausilip Bangka masih memendam pesona. Dusun itu masih memiliki hutan perawan yang terjaga.

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Dusun Tuing Desa Mapur Kecamatan Riausilip Bangka masih memendam pesona. Dusun itu masih memiliki hutan perawan yang terjaga. Begitu pun sungai di antara hutan mangrove tepi pantai, terlihat asri.

Pemandangan ini sering kali dijadikan oleh sejumlah warga dari berbagai daerah untuk datang ke lokasi itu.

Mereka datang ke Hutan Dusun Tuing sambil berburu tupai dan burung, termasuk hama penggerek tupai dan babi.

Membawa berbagai jenis senjata angin atau senjata gas laras panjang, para pemburu tampak leluasa menelusuri hutan itu. Bahkan di antara mereka membawa pancing karena di alur sungai kecil hutan itu masih banyak ditemukan ikan lokal seperti Ikan Kelik (lele hutan) dan ikan Kiung (Sejenis Ikan Gabus).

Para pemburu yang datang tentunya tak sembarangan dalam menembak sasaran. Burung yang ditangkap hanya dalam jumlah tertentu sekadar untuk konsumsi keluarga. Begitu pun tupai dan babi diburu karena merupakan hama bagi petani lokal.

"Asiknya kalau berburu dapat burung perbak, burung ketutu dan tupai. Apalagi sambil pasang pancing rawai dapat ikan Kelik dan ikan Kiung, hati terasa senang," kata Kadi (40), Warga Desa Karyamakmur Kecamatan Pemali saat berburu sambil mancing ikan di hutan Dusun Tuing, Jumat (5/7/2019).

Isnan alias Mang Is (61), Warga Dusun Tuing yang juga ikut berburu di hutan itu bersama tamu-tamuya dari Sungailiat Bangka, Jumat (5/7/2019) memastikan flora dan fauna di dusun mereka masih gampang ditemui.

"Masih banyak jenis burung di hutan dusun ini, masih gampang dicari, begitu pun ikan di alur sungai dusun kami masih banyak dan gampang dipancing, " kata Mang Is menebar senyum.

(bangka pos/ferylaskari)

Penulis: ferylaskari
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved