ASN Bersimbah Darah Dianiaya Rekan Kerja Pakai Pelubang Kertas, Kronologi Lengkap

Kronologi Lengkap ASN diKota Kupang Bersimbah Darah Dianiaya Rekan Kerja Pakai Pelubang Kertas

ASN Bersimbah Darah Dianiaya Rekan Kerja Pakai Pelubang Kertas, Kronologi Lengkap
Tribunnews.com
Ilustrasi 

Saat masuk ke dalam ruangan, tutur Hilda, korban mempertanyakan beberapa item pembayaran yang tidak dibayarkan oleh sang bendahara.

"Ternyata ada item pembayaran yang kurang dan tidak komplit. Setelah dilihat, uang transportasi tidak bayar, maka kakak saya bertanya kepada bendahara tersebut.

Dia (bendahara) tersinggung dan langsung ambil hekter lalu lempar ke kakak saya. Kakak saya coba silih akan tetapi kena tangan," paparnya

"Terus, dia langsung bilang, Eh. Melise, kamu punya itu suka-suka saya baru saya bayar, lu (kamu) punya nanti tahun depan baru saya bayar.

Malas omong dengan lu," katanya mengisahkan kejadian yang disampaikan oleh kakaknya.

Tidak hanya itu, sang bendahara juga mengunci ruangan lalu menganiaya korban menggunakan pelubang kertas berbahan besi di ruangan tersebut.

"Dia (bendahara) bilang mau pulang, tapi dia tidak pulang, dia lalu kunci pintu, dia ambil uang lalu ramas, setelah itu kertas dan kwitansi dia buang lalu, dia bilang lu (kamu) mau apa?. Lalu dia dorong kakak saya, sambil omong lu mau apa, lalu dia ambil pelubang kertas terus dihantam ke kepala kakak saya," kisahnya.

Mendapat hantaman tepat di pelipis kiri hingga robek dan bersimbah darah, korban lalu mundur dan mengalami pusing.

"Kakak saya syok dan pusing. Dia tidak sadar kalau berdarah. Teman-teman yang berada di luar ruangan kaget dengar ada keributan lalu paksa membuka pintu dan mendapati kakak saya sedang terpojok dan bersimbah darah," ungkapnya.

Korban lalu ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pengobatan dan langsung melaporkan kejadian tersebut ke Mapolda NTT.

Halaman
123
Tags
Mayat
ASN
Editor: Evan
Sumber: pos-kupang.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved