Berita Sungailiat

BNN Bangka Talk Show di Bukitlayang

Acara ini diikuti sebanyak 50 peserta yang merupakan penggiat, relawan, perangkat desa, Linmas, remaja masjid atau warga desa setempat.

BNN Bangka Talk Show di Bukitlayang
IST/Humas BNN
ampak Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bangka, Senin (8/7/2019) mengelar talk show di Desa Bukitlayang Kecamatan Bakam Bangka. Kegiatan itu merupakan diseminasi informasi Program Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bangka, Senin (8/7/2019) menggelar talk show di Desa Bukitlayang Kecamatan Bakam Bangka. Kegiatan itu merupakan diseminasi informasi Program Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Acara ini diikuti sebanyak 50 peserta, yang merupakan penggiat, relawan, perangkat desa, Linmas, remaja masjid atau warga desa setempat. Acara dibuka Andry selaku Kades Bukitlayang. Dalam sambutannya Kades berpesan kepada peserta untuk memahami dan mendengarkan secara seksama kegiatan itu karena sangat bermanfaat.

"Kegiatan ini sangat bermanfaat buat kita karena ini ilmu yang harus kita tanamkan kepada keluarga kita. Apalagi keluarga merupakan benteng dari penyalahgunaan narkoba," kata Kades dalam sambutannya di acara itu, Senin (8/7/2019).

Narkoba katanya semakin mengancam dan meluas ke pelosok-pelosok daerah, termasuk pedesaan. Ancaman itu butuh perhatian khusus sehingga dilaksanakan acara diseminasi dalam bentuk talk show.

"Maka sayangi keluarga kita, bentengi mereka dengan ilmu-ilmu yang kita pelajari dari kegiatan sosialisasi ini," katanya.

Acara juga diisi oleh pemateri Polres Bangka KBO Satbinmas, Aiptu God Sudarso. Pada acara itu ia menyampaikan materi bahwa Indonesia menjadi satu di antara negara terbesar di Dunia yang letak geografisnya sangat strategis.

"Sehingga memungkinkan Indonesia berpeluang menjadi negara produsen, transit bahkan menjadi negara tujuan lalulintas perdagangan Narkotika," kata Yos Sudarso seraya berpesan kepada masyarakat dan perangkat desa agar berperan aktif dalam memberantas penyalahgunaan Narkoba maupun zat akditif lainnya.

Pada kesempatan yang sama Kepala BNN Kabupaten Bangka, Eka Agustina menyampaikan materi bertema "Pencegahan dan Penyalahgunaan Narkoba di Kabupaten Bangka". Keluarga kata Eka, merupakan pendidik utama bagi pembentukan pribadi dan karakter setiap individu.

"Orangtua memegang peran penting dan strategi dalam mengantarkan pendidikan bagi putra-putrinya. Ini merupakan tantangan dan harapan bagi orangtua sehingga mereka menjadi sosok orang yang berkarakter dan berprestasi dengan menjauhi penyalahgunaan Narkoba," kata Eka, didampingi Humas BNN, Faizal, Senin (8/7/2019).

Sehingga lanjut Eka, betapa besarnya peran keluarga dalam pencegahan penyalahgunaan Narkoba. Keluarga semestinya menciptakan kondisi harmonis, tentram dan penuh kasih sayang sehingga mampu menanamkan pemahaman kepada anak bahwa Narkoba bisa membahayakan kesehatan bila dikonsumsi secara ilegal.

"Diharapkan kepada keluarga dapat mengawasi putra-putrinya atau anggota keluarganya untuk mendeteksi dan mengingatkan agar tidak menggunakan Narkoba serta mengambil langkah-langkah pencegahan apabila ada anggota keluarga yang terindikasi menyalahgunakan narkoba," katanya.

(Bangka Pos/Fery Laskari)

Penulis: ferylaskari
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved