Dindikbud Pangkalpinang Tanggapi Keluhan Orangtua Siswa, Akan Lakukan Kroscek Data

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Pangkalpinang menanggapi keluhan orangtua murid yang bingung anaknya masuk di sekolah mana

Dindikbud Pangkalpinang Tanggapi Keluhan Orangtua Siswa, Akan Lakukan Kroscek Data
bangka pos/ira kurniati
Kasi peserta didik dan pembinaan karakter Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pangkalpinang, Suwardi 

Dindikbud Pangkalpinang Tanggapi Keluhan Orangtua Siswa, Akan Lakukan Kroscek Data

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Pangkalpinang menanggapi keluhan orangtua murid yang bingung anaknya masuk di sekolah mana.

Ada belasan orangtua murid yang mendatangi kantor wali kota, Senin (8/7/2019) sore untuk meminta kejelasan anak mereka tidak diterima di sekolah yang dipilih.

"Saya sampaikan bahwa PPDB meliputi sistem zonasi kuota nya 80 persen, perpindahan orangtua siswa lima persen dan jalur prestasi 15 persen. Dimana tiap jalur itu perbandingannya berbeda. Misalnya, dia daftar sekolah lewat jalur zonasi dengan nilai USBN terendah 19, tapi anak tersebut nilainya 18. Secara perangkingan artinya tidak masuk. Kecuali misalnya dia lewat jalur perpindahan orangtua, nilai USBN nya 16, nah bisa masuk dengan nilai 18 tadi," ujar Suwardi, kasi peserta didik dan pembinaan karakter Dindikbud Pangkalpinang.

Suwardi menjelaskan, sistem zonasi memang melingkupi wilayah administratif kecamatan. Di Pangkalpinang terdapat dua zonasi sehingga siswa dapat memilih sesuai dengan administratif kecamatan nya. Setelah mendaftar melalui jalur tersebut, dilakukan perankingan berdasarkan nilai USBN dari tertinggi hingga terendah sehingga yang dinyatakan lulus apabila memenuhi jalur zonasi dan perangkingan.

"Kondisi ini akan menjadi evaluasi agar aturan bisa kami sosialisasikan dengan baik. Insyallah orangtua akan paham sehingga sudah berjalan sesuai aturan dan diterima semua pihak," tambah Suwardi.

Dia menyebut, pihaknya akan melakukan kroscek data mengenai siswa yang belum tertampung. Dinas Pendidikan juga akan memfasilitasi untuk penempatan sekolah, bisa saja dimasukkan ke sekolah yang daya tampungnya masih tersisa banyak.
(Bangkapos/Ira Kurniati)

Penulis: Ira Kurniati
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved