Berita Pangkalpinang

Mahasiswa Peduli Transparansi dan Demokrasi Gelar Diskusi Hasil Pilpres

Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Masyarakat Peduli Transparansi dan Demokrasi Bangka Belitung menggelar diskusi cerdas

Mahasiswa Peduli Transparansi dan Demokrasi Gelar Diskusi Hasil Pilpres
Istimewa LPM IAIN SAS
Masyarakat peduli Transparansi dan demokrasi Bangka Belitung, menggelar diskusi cerdas di IAIN SAS Babel. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Masyarakat Peduli Transparansi dan Demokrasi Bangka Belitung, menggelar diskusi cerdas yang mengangkat tema menolak kerusuhan dan kekerasan pasca keputusan mahkama kontitusi (MK) terkait hasil Permilu Presiden di Pemilu 2019.

Diskusi yang digelar di laksanakan di sekretariat MPTD BABEL, Jumat, 5 Juli 2019 kemarin dihadiri dosen Institut Agama Islam Negeri Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung sekaligus koordinator Gusdurian Bangka Belitung Fathurrohman.

Ia penyampaikan dalam konteks kenegaraan dan kontitusi sebagai warga negara yang baik serta patuh terhadap undang-undang.

Ia menegaskan kita harus Menghormati hasil, keputusan MK karena keputusan itu bersifat mutlak.

"Sebagai mahasiswa dan orang akademisi kita harus memberikan pemahaman kepada masyarakat dengan cara mensosialisasikan bahwa sebagai warganegara yang baik dan patuh pada undang- undang maka kewajiban kita sebagai warganegara untuk menghormati dan mentaati keputusan itu dengan lapang dada," ujarnya.

Amsori, Ketua Masyarakat Peduli Transparansi dan Demokrasi Bangka Belitung mengharapkan tidak terjadi perpecahan dan menimbulkan kekerasan akibat berbeda pilihan pada saat pesta demokrasi yang lalu.

"Setelah keputusan MK Pemilu telah selesai dilaksanakan maka mengajak masyarakat terkhusus Bangka Belitung untuk bersatu kembali membangun NKRI secara bersama-sama, " katannya.

Ia melanjutkan dalam kegiatan ini kami merangkul mahasisiwa dan masyarakat untuk tetap menjaga NKRI ini dan tidak terkontaminasi terhadap isu-isu yang berkembang yang dapat memecah belah NKRI, 

"Sebagai masyarakat yang taat terhadap undang-undang dan konstitusi harus menerima hasil keputusan MK, harus mendukung pemerintahan yang terpilih, dan tetap mengawal kebijakan-kebijakan yang akan di buat pada masa jabatannya," ujar Amsori. (*)

Penulis: Teddy M (tea)
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved