Berita Sungailiat

Nek Ami Bersyukur Masuk Kuota Tambahan, Menabung Hasil Jadi Tukang Pijat Demi Bisa Naik Haji

"Waalaikumsalam, masuk, saya di kamar lagi istirahat," jawab Ami (85), dari kamar tidurnya menjawab salam bangkapos.com.

Ist
Nek Ami (85) (Nomor tiga dari kiri), bersama Calon Jamaah Haji dari Desa Puding Besar, Kabupaten Bangka 

BANGKAPOS.COM-- "Waalaikumsalam, masuk, saya di kamar lagi istirahat," jawab Ami (85), dari kamar tidurnya menjawab salam bangkapos.com.

Ia kemudian keluar kamar menemui bangkapos.com untuk berbincang-bincang di kediamannya di Desa Puding, Desa Puding Besar, Kecamatan Puding Besar, Kabupaten Bangka.

Nek Ami sapaan akrab warga desa kepadanya ini, merupakan salah satu di antara calon jamaah haji dari Kecamatan Puding Besar yang akan berangkat menunaikan ibadah haji 2019.

Nek Ami menunaikan Rukun Islam ke lima berangkat ke tanah suci untuk menunaikan ibadah haji, setelah 2014 silam mendaftarkan diri. Menurut keterangannya, namanya masuk dalam daftar kuota tambahan untuk diberangkatkan tahun ini.

"Saya juga tidak menyangka bisa berangkat ke tanah suci, tapi mudah-mudahan selamat sampai tujuan dan kembali lagi dengan selamat juga," kata Nek Ami.

Mengenakan sarung, baju longgar berlengan panjang dan penutup kepala, nek Ami tidak tampak seperti usia 85, dia begitu bersemangat bercerita hingga tidak berjeda.

Sesekali dia tersenyum sambil mengunyah sirih dan melanjutkan ceritanya tentang keluarga dan pekerjaannya, diapun mengaku sering dijemput orang ke berbagai wilayah di Pulau Bangka untuk dimintai tolong.

"Dikasih orang saya ambil, tidakpun tidak apa-apa, saya tidak mematok harga, saya menjalankan pekerjaan ini ikhlas dan ridho, hasilnya saya tabung, sebagian untuk keperluan sehari-hari," ungkap Ami mengisahkan pekerjaannya sebagai tukang urut atau pijat tradisional.

Nek Ami menyebutkan, awal mula kisahnya berkeinginan untuk menunaikan ibadah haji sudah sejak lama, namun hal tersebut terkendala dana.

Dia pun mengaku menabung sedikit demi sedikit dari hasil pekerjaannya agar bisa berangkat ke Mekkah, tabungan tersebut disimpan oleh anaknya.

"Saya juga tidak tau, anak saya yang punya inisiatif mendaftarkan saya untuk ibadah haji, sayapun bersyukur akhirnya akan berangkat," ucap Nek Ami.

Dia mengatakan,  sudah mempersiapkan diri menjelang keberangkatan ke tanah suci Mekkah, Jumat (12/7/2019), nanti.

Oleh karena itu, saat ini tidak menerima warga yang ingin memintai jasanya karena dimintai untuk mempersiapkan fisik dan mental sebelum keberangkatan, selain itu mengecek perlengkapan dan keperluan lainnya. (Bangkapos.com/Nordin)

Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved