Berita Pangkalpinang

Musim Kemarau Belum Ditemukan ada Kekeringan di Wilayah Babel

Walaupun wilayah Babel memasuki musim kemarau, belum ditemukan tempat yang kekeringan.

Musim Kemarau Belum Ditemukan ada Kekeringan di Wilayah Babel
istimewa
Staf Data dan Informasi Stasiun Meteorologi kelas 1 Pangkalpinang 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Walaupun wilayah Babel memasuki musim kemarau, belum ditemukan tempat yang kekeringan. Selama musim kemarau yang berlangsung Juni hingga 9 Juli 2019 masih terdapat hujan.

"Saat ini di bulan Juli, untuk di beberapa tempat di wilayah Babel masih ada hujan," ujar Slamet Supriyadi Staf Data dan Informasi Stasiun Meteorologi kelas 1 Pangkalpinang, Selasa (9/7).

Di sisi lain kata Slamet akan dipantau lagi pada saat di akhir bulan Juli akan dilihat trendnyadaerah mana saja terjadi kekeringan.

Menurut Slamet musim kemarau di wilayah Babel masih normal.

Slamet menambahkan bahwa pada akhir Juni dan awal Juli sudah terlihat curah hujan sudah ada penurunan yang signifikan.

"Curah hujan sudah berkurang drastis dan dikhawatirkan Agustus-September curah hujan semakin kecil bahkan mungkin mendekati nol," ungkap Slamet. 

Bijak Gunakan Air Selama Musim Kemarau, Puncak Panas Capai 34 Derajat Celcius

Staf Data dan Informasi Stas Meteorologi kelas 1 Pangkalpinang Slamet Supriyadi mengimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan beberapa hal selama di musim kemarau. 

Adapun yang diminimalisir untuk akivitas di luar rumah, karena selama musim kemarau cuaca cenderung panas dan kelembabanya rendah.

"Bila banyak melakukan aktivitas di luar rumah akan dapat mengakibatkan dehidrasi," jelas Slamet Supriyadi, Selasa (9/7).

Halaman
12
Penulis: agusrya
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved