Berita Sungailiat

45 Pelajar Berprestasi Terima Bantuan Perlengkapan Sekolah dari Pemdes Bukitlayang

45 pelajar berprestasi dan kurang mampu di desa setempat. Bantuan yang dimaksud berupa perlengkapan kebutuhan sekolah seperti sepatu, buku dan tas.

45 Pelajar Berprestasi Terima Bantuan Perlengkapan Sekolah dari Pemdes Bukitlayang
IST/Kades Bukitlayang, Andry
Penyerahan bantuan kepada pelajar berprestasi dan kurang mampu oleh Pihak Perintahan Desa Bukitlayang melalui Kades, Andri didampingi Ketua BPD dan para guru. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Bantuan diberikan Pihak Pemerintahan Desa (Pemdes) Bukitlayang Kecamatan Bakam Bangka kepada 45 pelajar berprestasi dan kurang mampu di desa setempat. Bantuan yang dimaksud berupa perlengkapan kebutuhan sekolah seperti sepatu, buku dan tas. Pemberian bantuan dilaksanakan di Balai Desa Bukitlayang, Rabu (10/7/2019).

Kepala Desa (Kades) Bukitkayang, Andry kepada bangkapos.com, Rabu (10/7/2019) mengatakan, diharapkan bantuan itu dapat memicu semangat belajar siswa-siswi di desa mereka.

"Pemerintah Desa Bukitlayang memberikan bantuan perlengkapan sekolah berupa tas, sepatu, khusus kepada 45 orang siswa-siswi yang berprestasi dan masyarakat yang kurang mampu," katanya

Melalui bantuan tersebut pemerintah desa berharap dapat memacu semangat generasi muda yang pada akhirnya mencipkan kalangan anak muda yang cemerlang. "Tentunya diharapakan semakin banyak muncul siswa-siswi cemerlang dan berprestasi di kemudian hari," harapnya.

Menurut Kades, sumber daya alam yang ada harus diimbangi oleh sumber daya manusia yang berkualiatas. Karena pada akhirnya sumber daya manusia yang dimaksud lah yang bakal mengelola sumber daya alam ini.

"Oleh karenanya kami memberikan support dan apresiasi di bidang pendidikan semoga dapat menekan angka anak-anak yang putus sekolah," katanya.

Kades juga mengimbau seluruh orang tua atau wali murid apabila ada kendala pada anak dalam hal pendidikan diharapkan segera berkonsultasi dengan pemerintah desa. Pihak pemerintah desa berjanji akan berusaha mencari solusi agar proses pendidikan bagi anak-anak di desa ini berjalan sesuai harapan.

"Pokoknya harus sekolah..! Minimal tamat SMA. Kalau tidak bisa sekolah reguler disarankan ikut sekolah paket, yang penting sekolah," tegasnya.

Saat pertemuan penyerahan bantuan Kades didampingi Ketua BPD dan para guru memberikan pencerahan kepada para orangtua agar tak menyuruh anak menikah di usia dini.

"Kepada wali murid agar jangan berpikir habis anaknya sekolah disuruh nikah. Usahakan cegah pernikahan dini, sayangi waktu untuk mereka berkarir. "Teruslah berkarya dan berprestasi adik-adik ku, buktikan walaupun kita di desa, tapi ilmu kita tidak kalah saing dengan mereka yang ada di kota," kata Kades memacu semangat pelajar di desanya.

(Bangka Pos/Fery Laskari)

Penulis: ferylaskari
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved