Berita Sungailiat

BNN Bangka Bekali Pekerja Swasta Agar Anti Narkoba

Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bangka, kembali menerapkan P4GN kepada kalangan pekerja swasta di daerah ini.

BNN Bangka Bekali Pekerja Swasta Agar Anti Narkoba
IST/Humas BNN Bangka, R Bembie AP
Para peserta workshop BNN Bangka foto bersama di Hotel Pesona Bay Sungailiat Bangka, Rabu (10/7/2019). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Program Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) terus digencarkan. Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bangka, kembali menerapkan P4GN kepada kalangan pekerja swasta di daerah ini. Acara dilaksanakan di Hotel Pesona Bay Sungailiat Bangka, Rabu (10/7/2019).

Kali ini kegiatan dikemas dalam bentuk diskusi mengusung tema workshop di lingkungan swasta dalam rangka pengembangan kapasitas dan pembinaan masyarakat, Tahun Anggaran (TA) 2019. Para peserta yang hadir merupakan perwakilan perusahaan swasta, masing-masing dari Hotel Puri Ansell, PT RBT, PT THEP, JNE, JNT, PT FAL dan beberapa perusahan swasta lainnya.

Saat kegiatan, peserta workshop dibekali beberapa materi oleh tiga narasumber yang berkompeten di bidangnya. Narasumber pertama, dr Inda Sumera selaku dokter tim medis dari Klinik Pratama BNN Kabupaten Bangka. Dokter ini menjelaskan materi mengenai program-program dalam proses rehabilitasi dan seputaran teknis pemulihan seorang pasien penyalahguna Narkotika.

Narasumber kedua Kasat Narkoba Polres Bangka, Iptu Irwan Haryadi. Irwan mengatakan bahwa siapapun yang melakukan penyalahgunaan serta peredaran gelap Narkoba maka sudah dapat dikenakan jeratan hukum sesuai dengan undnag-undang atau pasal tertentu.

Sementara itu setelah acara pembekalan aspek hukum, para peserta juga dibekali materi mengenai program-program BNN Kabupaten Bangka. Materi tersebut secara langsung dipaparkan oleh Kepala BNN Kabupaten Bangka, Eka Agustina. Dijelaskan Eka, pada semester pertama, Tahun 2019, tingkat prevalensi penyalahgunaan Narkoba di Indonesia meningkat 2,1 persen. Angka tersebut didominasi oleh kalangan pelajar dan pemuda pengangguran.

Dalam kasus tersebut, tentunya semua pihak harus semakin gencar melindungi keluarga serta rekan terdekat dalam jeratan kejahatan barang haram yang dimaksud. Orang tua atau keluarga merupakan benteng pertama untuk melindungi anggota keluarga dalam kejahatan Narkoba. Ada beberapa tips dan strategi dalam melindungi anggota keluarga dalam jeratan kejahatan Narkoba.

"Antara lain pendekatan, menjalin komunikasi yang baik, pendalaman ilmu agama, serta membuka ruang dan waktu untuk membuka diskusi kepada sesama anggota keluarga di rumah," kata Eka saat menyampaikan imbauan didampingi Humas BNN, R Bembie AP, Rabu (10/7/2019).

Kasi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNN Kabupaten Bangka, Abdul Manan pada kesempatan yang sama menambahkan penjelasan Eka Agustina.

Sebagai narasumber terakhir, Abdul Manan menyatakan, selepas kegiatan ini diharapkan seluruh peserta workshop ikhlas dan loyal dalam upaya pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba, khususnya di wilayah kerja masing-masing. Sementara itu kegiatan workshop diakhiri penyematan PIN dan penyerahan sertifikat penggiat anti Narkoba dan kepada seluruh peserta yang disematkan langsung oleh Kasi P2M dan Dokter Klinik Pratama BNNK Bangka.

(Bangka Pos/Fery Laskari)

Penulis: ferylaskari
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved