Pilpres 2019

Dahnil Klarifikasi soal Pemulangan Rizieq Shihab sebagai Syarat Rekonsiliasi Jokowi dan Prabowo

Dahnil Anzar Simanjuntak menyampaikan klarifikasi soal pemulangan Habib Rizieq Shihab sebagai syarat rekonsialiasi Prabowo-Jokowi.

Dahnil Klarifikasi soal Pemulangan Rizieq Shihab sebagai Syarat Rekonsiliasi Jokowi dan Prabowo
kompas.com
Koordinator Juru Bicara BPN Dahnil Anzar Simanjuntak saat ditemui di kediaman Prabowo-Sandiaga, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Kamis (23/5/2019) 

BANGKAPOS.COM - Dahnil Anzar Simanjuntak menyampaikan klarifikasi soal pemulangan pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab sebagai syarat rekonsialiasi Prabowo - Jokowi pasca Pilpres 2019.

Pernyataan tersebut disampaikan Dahnil Anzar melalui cuitannya di media sosial Twitter.

Dahnil Anzar Simanjuntak hadir sebagai narasumber di acara Inews Sore, Senin (8/7/2019).

Penelusuran TribunJakarta.com di media sosial Twitter, sebelumnya Dahnil Anzar Simanjuntak menilai jika rekonsiliasi politik dilakukan, pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab sebagai orang yang paling tepat diberikan kesempatan kembali ke Tanah Air.

"Ini pandangan pribadi saya, bila narasi rekonsiliasi politik mau digunakan, agaknya yang paling tepat beri kesempatan kepada Habib Rizieq kembali ke Indonesia, stop upaya kriminalisasi, semuanya saling memaafkan.

Kita bangun toleransi yang otentik, stop narasi-narasi stigmatisasi radikalis dan lain-lain," tulis Dahnil Anzar Simanjuntak pada Kamis 4 Juli 2019 silam.

Dahnil Anzar Simanjuntak kemudian menegaskan tak tepat jika kicauannya diartikan bahwa syarat rekonsiliasi Jokowi dan Prabowo adalah dengan memulangkan Habib Rizieq Shihab.

Ia menjelaskan rekonsiliasi tak memiliki syarat.

"Bahasa tepatnya bukan begitu, tidak ada syarat ya terhadap rekonsiliasi," jawab Dahnil Anzar Simanjuntak.

Dahnil Anzar Simanjuntak mengaku ini tengah jengah dengan isu rekonsiliasi yang semata-mata hanya dimaknai sebagai bagi-bagi jabatan.

Halaman
1234
Editor: fitriadi
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved