Ini Syarat Jika Habib Rizieq Shihab Ingin Pulang ke Indonesia, Satu di Antaranya Harus Bayar Denda

Ini Syarat Jika Habib Rizieq Shihab Ingin Pulang ke Indonesia, Satu di Antaranya Harus Bayar Denda

Ini Syarat Jika Habib Rizieq Shihab Ingin Pulang ke Indonesia, Satu di Antaranya Harus Bayar Denda
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Imam Besar FPI, Habib Rizieq 

BANGKAPOS.COM - Polemik kasus pimpinan Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab yang disebut tak dapat pulang ke Indonesia dimunculkan kembali oleh Gerindra di tengah rencana rekonsiliasi pascapemilu 2019.

Hal ini mendapat berbagai respons dari pihak kubu 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin, di antaranya menepis adanya usaha pemerintah untuk menghalangi kepulangan Habib Rizieq.

Dikutip TribunWow.com dari Kompas.com, Rabu (10/7/2019), Duta Besar RI untuk Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel memberikan penuturan terkait kondisi Habib Rizieq.

Ia membenarkan apabila Habib Rizieq memiliki halangan untuk kembali ke Indonesia.

Agus menjelaskan, Rizieq diwajibkan membayar denda terkait aturan overstay atau tinggal di suatu tempat lebih lama dari masa yang diizinkan.

"Iya (ada halangan). Bayar denda overstay. Saudi menyebutnya gharamah," ujar Agus saat dihubungi Kompas.com, Rabu (10/7/2019).

Sehingga untuk kembali ke Indonesia, Habib Rizieq diwajibkan membayar denda overstay lebih dulu.

Sedangkan visa berjenis multiple entry yang dimiliki Habib Rizieq telah habis masa berlakunya pada pertengahan 2018.

Visa jenis itu diwajibkan memperbaharui visanya setiap tiga bulan sekali.

Dengan demikian, kata Agus, besaran denda yang harus dibayarkan mencapai Rp 110 juta per orang.

Halaman
1234
Editor: teddymalaka
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved