Berita Sungailiat

Kisah Duel Maut Berebut Janda, Nasib Anto Iwan Kini Beralih ke Tangan Jaksa

Kisah duel maut dua pria berebut janda bakal memasuki babak baru. Anto Iwan (35), tersangka pembunuh Andrew

Kisah Duel Maut Berebut Janda, Nasib Anto Iwan Kini Beralih ke Tangan Jaksa
(Ist/Aipda KGS M Fithrian D).
Tersangka Anto Iwan (35), Kamis (11/7/2019) digelandang oleh Penyidik Polsek Pemali ke Kantor Kejari Bangka dalam agenda tahap dua perkara pembunuhan berencana. 

BANGKAPOS.COM-- Kisah duel maut dua pria berebut janda bakal memasuki babak baru. Anto Iwan (35), tersangka pembunuh Andrew (40), calon suami ZR (35), janda beranak tiga di Desa Sempan Kecamatan Pemali Bangka, bakal diadili.

Kapolres Bangka AKBP Budi Arianto diwakili Kapolsek Pemali Ipda Meidy kepada Bangka Pos, Kamis (11/7/2019) memastikan, penyidik kepolisian di sektor yang ia pimpin sudah merampungkan berkas penyidikan perkara. Berkas perkara bahkan telah dinyatakan lengkap oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Bangka, Mario Marco.

Karena berkas perkara sudah dipastikan lengkap (P21), maka langkah yang dilakukan penyidik kepolisian selanjutnya adalah melimpahka tersangka dan barang bukti kepada JPU. "Sehingga kita limpahkan perkara ini ke JPU. Kita serahkan tersangka dan barang bukti, Kamis (11/7/2019) kepada pihak kejaksaan,' kata Meidy saat memberikan keterangan didampingi Kanit Reskrim, Aipda KGS M Fithrian D.

Seiring agenda tahap dua yang sudah dilakukan, Kamis (11/7/2019), wewenang dan tanggung-tanggung perkara sepenuhnya beralih dari penyidik kepada penuntut umum. "Kini perkara sepenuhnya menjadi wewenang dan tanggung-jawab pihak kejaksaan," ungkap  Meydi.

Sementara itu ketika perkara sudah ditangani oleh Pihak Penuntut Umum Kejari Bangka, itu artinya dalam waktu dekat proses hukum di "meja hijau" segera dilaksanakan. 

Namun demikian Meydi mengaku tak dapat memastikan kapan proses sidang perkara pembunuhan berencana ini bakal digelar di Pengadilan Negeri (PN) Sungailiat Bangka. Jadwal sidang akan ditetapkan hakim setelah perkara dilimpahkan oleh jaksa penuntut umum
kepada pihak pengadilan setempat. "Kalau itu (penetapan jadwal sidang) wewenang hakim. Batas kami (penyidik) sampai tahap dua," tegasnya.

Seperti diketahui, perkelahian berujung kematian terjadi antara Anto Iwan (35) dan Andrew (40). Duel maut tersebut berawal saat Anto Iwan mendatangi rumah ZR, janda beranak tiga.

Akan tetapi saat tiba di rumah, dirinya mendapati sang pujaan hati sedang berduaan dengan kekasih baru, Andrew (40).

Meski cemburu Anto Iwan masih berusaha tenang. Akan tetapi sebaliknya Andrew, yang merasa berang karena ada pria lain yang mengunjungi pacarnya, ZR. Apalagi Andrew dan ZR, tak lama lagi bakal menikah.

Perang mulut sempat terjadi antara Anto Iwan dengan Andre di rumah ZR di Desa Sempan. Sakitar satu jam setelah kedua pria ini meninggalkan rumah sang janda, terjadi lagi pertengkaran antara mereka di ujung  jalan desa. Insiden kedua inilah berujung kematian.

Pelaku, Anto Iwan menikam Andrew menggunakan pisau. Sekitar enam tusukan bersarang di tubuh Andrew, mulai pinggang, punggung bahu dan leher, membuat Andrew bersimbah darah dan merenggang nyawa di lokasi kejadian, Sabtu (11/5/2019) malam di pinggir jalan dekat Masjid Albina Desa Sempan Kecamatan Pemali Bangka.(Bangkapos.com/Fery Laskari)

Penulis: ferylaskari
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved