Berita Sungailiat

Pemdes Pemali Gelar Pelatihan Hindari Anak dari Kekerasan dan Eksploitasi Seksual

Pemerintahan Desa (Pemdes) Pemali Kecamatan Pemali Bangka, dua hari terakhir, Rabu (10/7/2019) dan Kamis (11/7/2019).

Pemdes Pemali Gelar Pelatihan Hindari Anak dari Kekerasan dan Eksploitasi Seksual
Ist/Sekdes Pemali Rosmanto Nata
Pemerintahan Desa (Pemdes) Pemali Kecamatan Pemali Bangka, dua hari terakhir, Rabu (10/7/2019) dan Kamis (11/7/2019). 

BANGKAPOS.COM-- Berbagai upaya dilakukan untuk menyelamatkan anak agar tak jadi korban kekerasan seksual. Seperti yang dilakukan oleh Pemerintahan Desa (Pemdes) Pemali Kecamatan Pemali Bangka, dua hari terakhir, Rabu (10/7/2019) dan Kamis (11/7/2019).

Upaya itu dilakukan Pemdes Pemali bekerjasama dengan Pihak Perpustakaan Berlian Desa Pemali, dalam bentuk pelatihan. Kegiatan ini diselenggarakan melibatkan anak-anak di desa setempat. Tema kegiatan “Perlindungan Anak dari Kekerasan dan Eksploitasi Seksual”. Acara dilaksanakan di Balai Desa Pemali, dibuka oleh Kepala Desa (Kades) Pemali, Isnanto alias Jonet.

"Bahwa sudah selayaknya anak-anak untuk lebih diperhatikan. Tidak ada lagi kekerasan terhadap anak, tidak ada lagi buli dan tidak ada lagi eksploitasi seksual terhadap anak. Semua elemen yang ada dalam masyarakat harus menjaga dan menjadi pelindung anak," kata Isnanto kepada Bangka Pos, Kamis (11/7/2019).

Dia menjelaskan, berbagai organisasi atau forum sudah terbentuk di desanya, antara lain, forum Anak atau wadah perlindungan anak, seperti PATBM dan organisasi – organisasi lainnya. "Forum atau organisasi itu
dibentuk sebagai sarana menyalurkan bakat anak-anak dan melibatkan anak-anak untuk lebih melaksanakan kegiatan positif,"  ujarnya.

Rosmanto Nata, Sekretaris Desa (Sekdes) Pemali sekaligus ketua pelaksana kegiatan pelatihan, Kamis (11/7/2019) menambahkan. Menurutnya kegiatan pelatihan ini dilaksanakan pada saat liburan sekolah. "Dikarenakan untuk menggiatkan kegiatan positif terhadap anak– anak, jangan sampai pada saat libur anak– anak berbuat negatif," katanya.

Pelatihan ini merupakan kegiatan yang bersumber pada anggaran pendapatan dan belanja desa (APBDes) Tahun 2019 di bidang pemberdayaan perempuan, perlindungan anak dan keluarga. Peserta yang terlibat antara lain, Pelajar SMP dan SMA di Desa Pemali sebanyak 50 orang.

Sedangkan kerjasama dengan Pihak Perpustakaan Berlian Desa Pemali dilakukan bertujuan agar anak-anak kembali kepada buku sebagai sumber literasi yang jelas dan terhindar pada berita bohong (hoax).

Apalagi perpustakaan merupakan wadah anak- anak untuk mencari informasi pembelajaran baik online maupun offline. Saat kegiatan, peserta tidak hanya dihadapkan pada materi saja, tetapi peserta mengikuti senam jasmani dan penayangan film tentang motivasi dan perlindungan anak.

"Pelatihan perlindungan anak dari kekerasan dan eksploitasi seksual di Desa Pemali melibatkan narasumber dari instansi pemerintahan, Teja Laksana dari Dinsospemdes Bangka, Kasi Resos Anak, Akademisi Dosen Sosiologi UBB Luna Febriani, S.Sos, MA dan dari PPA Polres Bangka Ipda Era Anggraini,"jelas Rosmanto.(Bangkapos.com/ Fery Laskari).

Penulis: ferylaskari
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved