Berita Pangkalpinang

Dua Gubernur Serius Bentuk Tim, Demi Percepatan Pembangunan Jembatan Penghubung Bangka dan Sumatera.

Kepala Bappeda Sumatera Selatan Ekowati Retnaningsih menyatakan, Sumsel merespons positif wacana jembatan penghubung Bangka dan Sumatera.

Dua Gubernur Serius Bentuk Tim, Demi Percepatan Pembangunan Jembatan Penghubung Bangka dan Sumatera.
Bangkapos.com/Dedy Qurniawan
Kepala Bappeda Sumsel Ekowati Retnaningsih 

BANGKAPOS.COM-- Kepala Bappeda Sumatera Selatan Ekowati Retnaningsih menyatakan, Sumsel merespons positif wacana jembatan penghubung Bangka dan Sumatera. Ini disampaikan Ekowati seusai rapat bersama Pemprov Babel di Ruang Tanjungpendam, Kantor Gubernur Babel, Jumat (12/7/2019).

Rapat itu merupakan tindak lanjut pembicaraan kedua kepala daerah pada rapar koordinasi gubernur di Bengkulu, baru-baru ini. "Dengan adanya jembatan ini nanti sebagai konektivitas antar pulau antara Bangka dan Sumatera, tentunya ini akan memberikan manfaat bagi kedua belah pihak,"jelas Ekowati.

Ekowati menyatakan, seperti halnya Gubernur Babel Erzaldi Rosman, Gubernur Sumsel Herman Deru pun serius dengan wacana jembatan yang akan menghubungkan daratan dua daerah yang pernah bergabung dalam satu provinsi ini. "Sehingga beliau menugaskan kepada kami untuk membentuk tim bersama untuk percepatan pembangunan jembatan ini. Ini proyek besar," kata Ekowati.

Tim percepatan nantinya akan bekerja menyiapkan segala hal. Tujuannya, mendorong agar proyek ini masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) dan Rencana Jangka Panjang Menengah (RPJMN) Nasional tahun 2019-2024.

Sejak 2017 lalu wacana jembatan ini mulai didengungkan. Ekowati menyebut, kedua daerah sempat meneken nota kesepmahaman.

Proyek kembalii ntens dibahas pada 2019 saat kedua kepala daerah kembali bertemu para rakorgub di Bengkulu. "Program ini sudah masuk dalam Memorandum of Raflesia pada rakorgub se-Sumatera. Ini menjadi agenda yang dibahas di Bengkulu," ujarnya.

Setelah rapat ini, akan dibentuk tim percepatan yang beranggotakan berbagai pihak terkait dari dua daerah. Kedua belah pihak akan menyusun rencana aksi mengenai tahapan-tahapan yang akan dilakukan mewujudkan proyek ini.

"Kalau konektivitas ini dibuka, biaya logistik komoditas Sumsel yang selama ini memang dikirim ke Bangka, akan menjadi lebih murah. Bangka bisa menekan inflasinya. Ini akan sama-sama menguntungkan," ucap Ekowati.

Penjabat Sekda Babel Yulizar mengatakan hal senada. Tim yang akan dibentuk nantinya akan segera bekerja.

Yulizar mengatakan sejumlah dampak posiitif jika konektivitas kedua daerah bisa terhubung lewat jembatan. "Pariwisata tentunya akan semakin banyak yang datang. Kalau bicara dampak negatifnya, saya pikir kita punya kepolisian. Yang penting dampaknya pembangunan bagi Babel, itu bisa mengurangi inflasi, selain pariwisata," katanya.

Dia optimistis proyek ini akan terealisasi. Gubernur Babel Erzaldi Rosman misalnya telah membicarakan hal ini dengan Presiden RI Joko Widodo.

"Pak Gubernur sudah pernah bicara dengan Pak Presiden dan Pak Presiden saat itu sudah menyetujui, tinggal kami melengkapi apa-apa yang menjadi persyaratan-persyaratan untuk masuk sebagai Proyek Strategis Nasional," jelas Yulizar. (Bangkaos.com/Dedy Qurniawan)

Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved