Berita Pangkalpinang

Mengapa Orang Sering Terseret Arus lalu Tenggelam di Pantai Matras dan Sekitarnya? Ini Kata BPBD

Meskipun trennya fluktuatif dari tahun ke tahun, Mikron mengamini bahwa kawasan perairan ini kerap terjadi musibah

Mengapa Orang Sering Terseret Arus lalu Tenggelam di Pantai Matras dan Sekitarnya? Ini Kata BPBD
Bangkapos.com/Dedy Qurniawan
Kepala BPBD Babel Mikron Antariksa 

BANGKAPOS.COM-- Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepulauan Bangka Belitung Mikron Antariksa mengakui musibah orang tenggelam setelah terseret arus kerap terjadi di Perairan Matras dan sekitarnya.

Meskipun trennya fluktuatif dari tahun ke tahun, Mikron mengamini bahwa kawasan perairan ini kerap terjadi musibah di laut dibandingkan dengan perairan kawasan lain.

Menurut kajian BPBD Babel, perairan Matras dan sekitarnya rawan dibandingkan pantai lainnya karena letaknya langsung menghadap Laut Cina Selatan.

"Ini laut lepas. Kalau daerah lain masih terlindung pulau, ada lautnya berhadapan dengan selat, tetapi kalau Matras dan sekitarnya langsung Laut Cina Selatan. Kecenderungan ombaknya tidak normal, kadang besar, kecil, kadang menggulung, kadang landai," beber Mikron saat dikonfirmasi bangkapos.com, Jumat (12/7/2019).

Badai yang terjadi di Laut Cina Selatan misalnya dinilai kerap berdampak pada ombak pesisir Matras dan sekitarnya. "Karena walaupun di Laut Cina Selatan ada badai misalnya, pantai lain kan relatif aman. Tidak seperti di Matras dan sekitarnya. Jadi ini perlu diwaspadai," ucapnya.

Dia enggan berspekulasi mengenai anggapan bahwa kontur dasar Perairan Matras dan sekitarnya yang berubah akibat aktivitas tambang turut membuat arus di sana menjadi susah dipresiksi dan berbahaya. "Yang jelas itu bukan penyebab utamanya, tetapi menurut kami, dominannya karena menghadap Laut Cina Selatan. Dan ini perlu diwaspadai," jelas Mikron

Pantai Matras dan sekitarnya diakui sebagai kawasan wisata. Karena itu pantai tersebut kerap didatangi banyak wisatawan.

Setelah kejadian pada lebaran Idul Fitri 1440H, terbaru arus Pantai Matras menyeret dua korban. Satu di antaranya sempat hilang lalu ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. (Bangkapos.com /Dedy Qurniawan)

Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved