Setiap Tahun Terjadi Kasus Tenggelam di Kabupaten Bangka, Pemerintah Ngaku Kekurangan Personel

Data dari Penanggulangan Bencana dan Kebakaran Sat Pol PP Pemkab Bangka, menerangkan dari 2017 untuk jenis kejadian bencana tenggelam di laut, sungai

Setiap Tahun Terjadi Kasus Tenggelam di Kabupaten Bangka, Pemerintah Ngaku Kekurangan Personel
Bangkapos/Riki Pratama
Kabid Penanggulangan Bencana dan Kebakaran Sat Pol PP Bangka, Fauzi 

Setiap Tahun Terjadi Kasus Tenggelam di Kabupaten Bangka, Pemerintah Ngaku Kekurangan Personel

BANGKAPOS.COM,BANGKA - Data dari Penanggulangan Bencana dan Kebakaran Sat Pol PP Pemkab Bangka, menerangkan dari 2017 untuk jenis kejadian bencana tenggelam di laut, sungai dan kolong sebanyak 11 kasus, sementara menurun di 2018 sebanyak enam kasus dan 2019 hingga Juli sebanyak tiga kasus.

Kabid Penanggulangan Bencana dan Kebakaran Sat Pol PP Bangka, Fauzi, mengatakan data tersebut merupakan data yang mereka dapatkan sepanjang tiga tahun terakhir ini, kejadian tenggelam banyak terjadi di objek wisata termasuk pantai Matras.

"Sebanyak 50 persen ke atas itu kasus tenggelam banyak terjadi untuk kalangan pengunjung di kawasan objek wisata, termasuk di Pantai Matras yang berulang kali terjadi kasus tenggelam,"ungkap Fauzi kepada wartawan, Jumat (12/7/2019).

Tentunya dengan, seringnya kejadian tenggelam di objek wisata menjadi tugas dan pekerjaan rumah Pemerintah daerah dalam upaya mengurangi angka resiko bencana karena tenggelam di lautan terutama, tempat wisata yang sering dikunjungi.

"Sebenarnya sudah ada petugas dari Pariwisata yang mengawasi pantai itu, kita juga sering mengawasi melalui tim rescue, itu kita rutin dalam seminggu, namun, tidak hanya Pemerintah tetapi unsur lain dari swasta hingga masyarakat harus saling berkomunikasi, saling berkepedulian dalam upaya mengurangi resiko bencana,"lanjutnya.

Fauzi menambahkan bahwa dalam proses penanggulangan bencana ada hal yang harus dilakukan yaitu pra bencana atau upaya untuk mengurangi terjadinya bencana, namun menurutnya saat ini masih banyak kekurangan serta personil dari Penanggulangan Bencana untuk memaksimalkan hal tersebut.

"Seperti membuat menara pengintai di pinggir pantai dengan menyiagakan personil, tentunya itu yang kami inginkan, namun kami ini terkendala personil, dan badan yang belum berdiri sendiri karena masih bergabung dengan Sat Pol PP," ungkapnya.

(Bangkapos.com/Riki Pratama)

Penulis: Riki Pratama
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved