Berita Bangka Tengah

Baru Dua Tahun Dibangun, Dinding Pasar Rakyat Koba Retak, Jangan Sampai Ada Korban

Ketika ditelisik lebih dekat oleh bangkapos.com pada Minggu, (14/7/2019) ternyata memang benar, terdapat retakan beberapa garis di dinding

Baru Dua Tahun Dibangun, Dinding Pasar Rakyat Koba Retak, Jangan Sampai Ada Korban
Bangkapos.com/Jhoni Kurniawan
Penampakan keretakan pada dinding petak toko di Pasar Rakyat Koba 

BANGKAPOS.COM-- Kembali pedagang di Pasar Rakyat Koba mengeluh. Keluhan pedagang bukanlah terkait dengan sepinya pasar atau kenaikan harga bahan pangan, namun gedung Pasar Rakyat Koba yang dikhawatirkan roboh dan mengancam nyawa pedagang.

Dari pantauan bangkapos.com pada Minggu, (14/7/2019) ternyata memang benar, terdapat retakan beberapa garis di dinding Pasar Rakyat Koba yang ditakutkan pedagang.

Retakan dinding petak toko di Pasar Rakyat Koba
Retakan dinding petak toko di Pasar Rakyat Koba (Bangkapos.com/Jhoni Kurniawan)

Selain itu ada pula beberapa petak toko yang kanopi atau dek (plafon) nya yang copot sehingga dikeluhkan dan mengganggu aktivitas pedagang seperti kedai Mang Dan yang plafonnya amblas.

Ketua Asosiasi Pasar Modern Koba, Taufik ketika ditemui di lokasi menyatakan Pasar Rakyat Koba didirikan sejak kurang lebih dua tahun lalu.

"Baru dua tahun sudah seperti ini (keretakan),  petak toko milik pedagang juga mengkhawatirkan. Kami sangat khawatir dengan kondisi pasar saat ini," keluh Taufik.

Taufik menyebutkan keretakan tidak hanya segaris saja, namun lebih dari dua garis dan garis tersebut menjalar hingga ke dasar lantai pasar. Bahkan ini tidak hanya berpengaruh pada satu atau dua petak toko  tetapi akan berpengaruh kepada keseluruhan gedung Pasar Rakyat Koba.

Dirinya mengkhawatirkan dinding pasar akan ambruk dan menimpa pedagang dan pembeli yang beraktivitas di sekitar dinding yang mengalami keretakan.

"Keretakan udah lama kami laporkan, tetapi pemerintah kita nampak membiarkan begitu saja tanpa ada perbaikan, ini pasar loh!" ungkap Taufik.

Dia mengingatkan jangan nantinya setelah timbul korban jiwa pemerintah baru mau bertindak.

Taufik juga berharap pemerintah tidak tutup mata dan telinga terhadap apa yang dirasakan oleh pedagang yang berada di pasar untuk mencari nafkah. (Bangkapos.com/Jhoni Kurniawan)

Penulis: Jhoni Kurniawan
Editor: nurhayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved