Berita Pangkalpinang

Disangka Meninggal Dunia, Ariandi Kini Masih Dalam Perawatan Intensif RSBT

Sat Lantas Polres Pangkalpinang melalui AKP Nicodemus Brahmana meralat informasi terjadinya kecelakaan di depan kuburan pasar pagi, Minggu (14/7).

Disangka Meninggal Dunia, Ariandi Kini Masih Dalam Perawatan Intensif RSBT
Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy
Keadaan warung sembako dan pecel lele yang hancur akibat tabrakan, Minggu (14/7/2019) 

BANGKAPOS.COM-- Sat Lantas Polres Pangkalpinang melalui AKP Nicodemus Brahmana meralat informasi terjadinya kecelakaan di depan kuburan pasar pagi Kota Pangkalpinang, Minggu (14/7/2019).

Sebelumnya diketahui telah terjadi kecelakaan yang diakibatkan oleh Mobil Toyota Innova putih menghantam dua warung dan membuat satu orang meninggal dunia.

Namun informasi tersebut ternyata mengalami kekeliruan, Ariandi (60) korban yang disangkakan meninggal dunia ternyata saat ini masih menjalani perawatan intensif di RSBT.

Kasat Lantas Polres Pangkalpinang AKP Nicodemus mengungkapkan kekeliruannya bahwa korban saat ini masih dirawat berada di RSBT bukan sudah meninggal dunia.

"Ralat, korban saat ini mengalami luka berat dan tidak meninggal dunia," kata  AKP Nicodemus mengkalarifikasi informasi sebelumnya kepada Bangkapos.com.

Kejadian kecelakaan terjadi pada pukul 06.30 WIB yang membuat warung sembako dan warung pecel lele mengalami kerusakan akibat terjangan mobil yang dikendarai Johari.

"Untuk sopir sudah berhasil sudah berada di sel Polres Pangkalpinang. Penyebab laka di duga karena kurang hati-hatian sopir Innova yang berkendara dengan kecepatan di luar batas di tempat pemukiman. Selain itu kurangnya kesadaran pengendara dalam memahami rambu-rambu lalulintas dan situasi jalan," jelas AKP Nicodemus Brahmana. (Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy).

Penulis: Rizki Irianda Pahlevy
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved