Berita Bangka Barat

Pelabuhan Tak Diawasi, Ketua DPRD Babar: Wajar Saja Narkoba Mudah Masuk ke Bangka

Ketua DPRD Kabupaten Bangka Barat, Samsir kepada bangkapos.com mengatakan dia sempat melakukan kunjungan.

Pelabuhan Tak Diawasi, Ketua DPRD Babar: Wajar Saja Narkoba Mudah Masuk ke Bangka
Dokumen Bangka Pos
Situasi arus balik di pelabuhan Tanjung Kalian Muntok 

BANGKAPOS.COM, BANGKA – Masuknya narkoba dalam jumlah yang sangat besar ke Pulau Bangka melalui pelabuhan Tanjung Kalian Muntok sudah beberapa kali terjadi. Hal ini tidak terlepas dari lemah dan minimnya pengawasan gerbang masuk narkoba ke Pulau Bangka.

Ketua DPRD Kabupaten Bangka Barat, Samsir kepada bangkapos.com mengatakan dia sempat melakukan kunjungan. Pantauannya dari Pelabuhan Bom Baru Palembang menggunakan kapal cepat ke Pelabuhan Tanjung Kalian, Muntok sangat minim pengawasan. Bahkan tidak ada pengawasan atau pemeriksaan secara langsung oleh pihak terkait.

“Jadi wajar saja narkoba dengan mudah masuk ke Pulau Bangka melalui pelabuhan. Saya sendiri melihat sangat minim pengawasannya di pelabuhan. Terlihat orang keluar masuk tidak ada halangan apapun,” kata Samsir kepada bangkapos.com, Minggu (14/7/2019).

Samsir merasa khawatir. Bila hal ini dibiarkan tanpa ada tindaklanjut, maka Pulau Bangka bisa menjadi daerah yang potensial bagi pengedar narkoba.

Minimnya pengawasan di pintu pelabuhan menjadi faktor utamanya. Dikhawatirkan dengan mudahnya masuk narkoba ke Pulau Bangka akan dengan mudah merusak generasi dan pemuda di Pulau Bangka.

“Ini tidak bisa dibiarkan. Pemerintah harus melakukan tindakan konkrit untuk mengatasi permasalahan mudahnya masuk narkoba ke Pulau Bangka melalui pelabuhan. Kalau dibiarkan Bangka ini bakal jadi pasar potensial peredaran narkoba,” jelas Samsir.

Pemerintah lanjut Samsir, baik ditingkap Kabupaten maupun tingkat Propinsi harus membuat program pemberantasan narkoba.

Melakukan kerjasama, misalkan Pemda Kabupaten atau Pemprov dengan pihak-pihak terkait. Seperti BNN ataupun aparat kepolisian, serta melibatkan pula pihak-otoritas pelabuhan.

Kemudian membangun sarana dan prasarana pengawasan masuknya narkoba ke Bangka Belitung. Membangun prasarana serta peralatan deteksi masuknya narkoba.

“Perlu adanya sinergi membuat suatu program pengawasan. Membangun sarana dan prasarana seperti detektor narkoba,” ujar Samsir.

Tingginya pengawasan masuknya narkoba melalui pelabuhan menurut Samsir bukan untuk menghambat orang masuk ke Pulau Bangka.

Akan tetapi, meningkatkan pengawasan ini untuk mencegah masuknya narkoba serta beredar di Pulau Bangka. Kemudian yang terpenting, generasi muda di Bangka Belitung bisa terhindar dari narkoba.

“Kalau pengawasan masuknya narkoba ditingkatkan, kan tidak akan menghalangi orang masuk ke Pulau Bangka. Kita hanya mengawasi masuknya narkoba agar tak beredar dan merusak generasi muda kita,” kata Samsir.

Dia berharap program peningkatan pengawasan narkoba ini dapat dilakukan oleh pemerintah secepat mungkin. Jangan sampai minim pengawasan narkoba ini dibiarkan terus menerus.

(Bangka Pos / Hendra)
 

Penulis: Hendra
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved