RS Medika Stannia dan dr Iqmal Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis ke-10

Rumah Sakit Medika Stannia (RSMS) Sungailiat (dibawah naungan PT RSBT dan PT Timah Tbk) bekerjasama dengan spesialis bedah plastik

RS Medika Stannia dan dr Iqmal Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis ke-10
Bangka Pos/Edwardi
Rumah Sakit Medika Stannia (RSMS) Sungailiat (dibawah naungan PT RSBT dan PT Timah Tbk) bekerjasama dengan spesialis bedah plastik dari Kota Palembang, dr Iqmal Perlianta, Sp BP-RE kembali menggelar operasi bibir sumbing dan langit-langit gratis tahap ke-10 (sepuluh) bagi para pasien dari keluarga kurang mampu di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, di instalasi bedah RSMS Sungailiat, Minggu (14/07/2019). 

RS Medika Stannia dan dr Iqmal Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis ke-10

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Rumah Sakit Medika Stannia (RSMS) Sungailiat (dibawah naungan PT RSBT dan PT Timah Tbk) bekerjasama dengan spesialis bedah plastik dari Kota Palembang, dr Iqmal Perlianta, Sp BP-RE kembali menggelar operasi bibir sumbing dan langit-langit gratis tahap ke-10 (sepuluh) bagi para pasien dari keluarga kurang mampu di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, di instalasi bedah RSMS Sungailiat, Minggu (14/07/2019).

Direktur Utama PT RSBT, Yenita diwakili Direktur RS Medika Stannia dr Zaenal Arpan mengatakan kegiatan bakti sosial ini merupakan yang ke-10 kali diikuti 10 orang pasien operasi bibir sumbing dan satu pasien operasi rekonstruksi mulut asal Sungailiat.

"Selain 10 pasien operasi bibir sumbing biasa paling jauh dari Kota Muntok Babar, juga ada satu pasien operasi rekonstruksi mulut, karena air liur keluar terus menerus sehingga harus dilakukan operasi rekonstruksi mulut, mudah-mudahan setelah operasi ini bisa menghentikan keluarnya air liur dan setelah ini mungkin harus dioperasi kembali untuk memperbaiki struktur mulut dan giginya sehingga lebih enak dilihat," jelas dr Arpan.

Dilanjutkannya, untuk pasien bibir sumbing asal Desa Belo Laut Kecamatan Muntok Kabupaten Bangka Barat sejak kemarin sudah diinapkan di RS Medika Stannia bersama keluarganya.

"Rata-rata yang mengikuti kegiatan operasi bibir sumbing ini dari keluarga kurang mampu, sehingga kita bantu juga untuk tempat menginapnya," ujarnya.

Ditambahkannya, RS Medika Stannia saat ini sudah menambah layanan dokter spesialis bedah mulut 3 kali dalam seminggu dan rencana spesialis kulit kelamin.

"Untuk layanan bedah Laparoskopi tetap dilayani menggunakan kartu BPJS, selain itu juga menambahkan layanan Hemodialisa (cuci darah) dari 4 unit menjadi 8 unit Hemodialisa," ungkapnya.

Ditambahkannya, RS Medika Stannia juga menyediakan ruang pertemuan kapasitas 150 orang dengan fasilitas ruangan AC, sound system' bagus dan lainnya sehingga nyaman digunakan untuk ruang rapat, seminar dan pertemuan lainnya.

"Kita persilahkan masyarakat, instansi, organisasi profesi IDI, PPNI, IBI dan lainnya bisa menggunakan fasilitas ini," tukasnya.

Ditegaskannya, bagi pasien BPJS jangan jgawatir, RS Medika Stannia tetap berkomitmen tidak ada penambahan biaya bagi pasien BPJS yang sesuai prosedur, termasuk layanan Laparoskopi tanpa ada tambahan biaya

"Untuk bakti sosial operasi bibir sumbing dan langit-langit gratis bagi pasien keluarga kurang mampu Insya Allah akan terus dilaksanakan hingga pasien bibir sumbing ini sudah tidak ada lagi di Bangka Belitung, bagi masyarakat yang membutuhkan silahkan menghubungi RS Medika Stannia," tegasnya.

(Bangkapos.com/Edwardi)

Penulis: edwardi
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved