Antisipasi Wisatawan Tenggelam, Bupati Bangka Siapkan Anggota Pol PP Untuk Menjaga Pantai

Antisipasi Wisatawan Tenggelam di Pantai, Bupati Bangka Siapkan Anggota Pol PP Untuk Menjaga Pantai

Antisipasi Wisatawan Tenggelam, Bupati Bangka Siapkan Anggota Pol PP Untuk Menjaga Pantai
Bangkapos/Riki Pratama
Bupati Bangka Mulkan 

Antisipasi Wisatawan Tenggelam di Pantai, Bupati Bangka Siapkan Anggota Pol PP Untuk Menjaga Pantai

BANGKAPOS COM,BANGKA -- csudah seharusnya pantai yang sering di kunjungi warga memiliki penjaga pantainya.

Dengan seringnya terjadi tenggelamnya wisatawan, Mulkan mengkhwatirkan bahwa akan berdampak pada kunjungan wisatawan di Bangka, terutama untuk datang ke Pantai Matras nanti, karena menanggap pantai tersebut tidak aman.

"Jadi kedepan antisipasi atas kejadian di pantai matras yang bukan pertama kali, kejadian ini, namun berulang kali, nanti ada Sat Pol PP yang menjaga semua objek vital,"kata Mulkan, kepada wartawan, Senin (15/7/2019).

Ia menambahkan, jangan sampai karena kasus tenggelamnya wisatawan yang berulang kali membuat pantai Matras sepi pengunjung, akibatnya banyak warga enggan datangi ke pantai tersebut.

"Ada cuman dilakukan masy secara langsung setiap pantai memang harus ada penjaga dan pengamanan pantai seperti tikus emas mereka ada tempat melakukan pembenahan kedepan seperti itu, agar pengunjung tidak jera, tidak mau datang ke tempat kita, apalagi terdengar masyarakat dari luar Bangka, mereka akan ketakutan dan muncul ke khwatiran, karena di pantai sangat rawan,"tukasnya

Sementara, ketua DPRD Kabupaten Bangka, Parulian, mengatakan hal yang sama, menurutnya perlu ada penjaga pantai serta himbauan yang menyebutkan bahwa pantai dilarang untuk mandi karena cuaca ektrim atau hal lainya, tujuanya agar tidak ada korban berikutnya.

"Pantai ini jangan sampai jadi momok yang membuat orang ketakutan, namanya pantai tempat wisata, perlu ada kemanan pantai kayak tempat tempat lain, seperti penjaga pantai, dan kita juga punya Sat Pol PP Pariwisata, itu harusnya diperdayakan,"kata Parulian kepada wartawan.

Parulian mengharapkan kejadian tenggelamnya, wisatawan saat mandi menjadi yang terakhir, ia mengharapkan tidak ada lagi korban jiwa, setelah ini.

"Kita ingin menjadi daerah wisata, tetapi wisatawan tidak merasa aman, jadi di tegaskan, jangan kejadian ini terulang kembali, perlu ada kebijakan dari Dinas Pariwisata, jangan pantai kita menjadi momok menakutkan, ini menjadi masukan ke pemerintah daerah, kalau memang mengizinkan untuk berenang ada yang memberi tahu, ada penjaga pantai seperti itu, agar setiap wisata merasa aman, terutama di hari hari libur,"tegasnya.
(Bangkapos/Riki Pratama)

Penulis: Riki Pratama
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved