Berita Sungailiat

160 Tower Terdaftar di Kabupaten Bangka, Target Retribusi Rp 305 Juta Pertahun

Sebanyak 160 tower yang telah terdaftar dan diwajibkan membayar retribusi ke Pemerintah Kabupaten Bangka.

160 Tower Terdaftar di Kabupaten Bangka, Target Retribusi Rp 305 Juta Pertahun
Bangka Pos/Riki Pratama
Kasi Bangunan Gedung Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Bangka, Supriyadi. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Sebanyak 160 tower yang telah terdaftar dan diwajibkan membayar retribusi ke Pemerintah Kabupaten Bangka.

Hal itu disampaikan Kasi Bangunan Gedung Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Bangka, Supriyadi. Ia mengatakan keberadaan tower itu tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Bangka.

"Sebanyak 160 sudah terdaftar dan diwajibkan membayar retribusi, lokasinya towernya tersebar di Kabupaten Bangka, untuk target retribusinya Rp 305 juta per tahun, itu masuk ke kas Pemda,"kata Supriyadi kepada bangkapos.com, Selasa (16/7/2019).

Ia menambahkan target retribusi itu bisa saja bertambah tiap tahunya, berdasarkan jumlah tower yang berdiri di Kabupaten Bangka.

"Totalnya itu per tahun untuk retribusi menara tower di Kabupaten Bangka yang masuk ke kas Pemda, bisa saja bertambah serta berubah sesuai jumlah tower yang bertambah tiap tahunya,"ungkapnya.

Dalam pengawasan pembangunan dan perawatan tower dari pihak Pekerjaan Umum memiliki tim yang mengecek kondisi tower yang telah memiliki izin.

"Pengawasan kita turun melakukan sosiliasasi menanyakan ke masyarakat, tim melakukan pengawasan setiap tahun dari Dinas PU, Kominfo, Lingkungan Hidup, PTSP, P2RD dan Sat Pol PP, tugas mengawasi mendata setiap instansi mengelurkan rekomendasi, lalu kirimkan ke provider,"lanjutnya.

Selain itu, lanjut Supriyadi sejauh ini mereka ikut melakukan pemantauan ke tower yang ada di Kabupaten Bangka namun hingga saat ini baru sebatas Kecamatan Bakem belum masuk ke Kecamatan lainnya.

"Kita kemarin melakukan pemantauan di Kecamatan luar dulu baru Sungailiat untuk monitoring. Untuk perusahan yang towernya roboh, kita sudah menyurati dan menghubungi, kita harapkan provider pro aktif untuk memperbaiki itu secepatnya,"harapnya.

(Bangka Pos/Riki Pratama)

Penulis: Riki Pratama
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved